BENGKALIS (Riaulantang) – Agar suara tidak hangus, meski sudah mencoblos dengan benar pada Pemilu pada 17 April mendatang. Sebelum menyoblos, masyarakat diingatkan agar memastikan surat suara diteken atau ditandatangi Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Pernyataan itu disampaikan Divisi teknis Penyelenggara Elmiawati Safarina, pada saat Rapat Kerja (Raker) Fasilitasi dan Koordinasi dengan Mitra Kerja, Selasa siang (9/4/2019) di kantor Bawaslu Bengkalis.

Menurut wanita yang akrab disapa Ersa ini, jika kertas suara yang sudah dicoblos ini tidak diteken oleh Ketua KPPS, maka suara yang disalurkan oleh warga dinyatakan tidak sah. Untuk itu, masyarakat dihimbau jangan langsung mencoblos kertas suara yang telah diberikan, tapi harus diperiksa terlebih dahulu.

“Ini penting, jangan sampai sudah mencoblos pilihannya, tapi suaranya dinyatakan tidak sah, gara-gara kertas suara tidak diteken oleh Ketua KPPS,” ujarnya.

Guna mengantisipasi hal disebutkan di atas terjadi, menurut Ersa, pihak KPU Bengkalis telah mewanti-wanti kepada Ketua KPPS agar tidak teledor atau tidak menandantani kertas suara yang diberikan kepada pemilih.

“Mudah-mudahan ini tidak terjadi di Bengkalis, tapi jika ada indikasi kesengajaan tidak menandatangani kertas suara, maka Ketua KPPS bisa dikenai sanksi,” tandas mantan wartawati ini.Disisi lain, untuk pengamanan pelaksanaan pencoblosan 17 April 2019 mendatang, imbuh Ersa, selain didukung penuh oleh aparat Polri/TNI dan Satpol PP, tentu melibatkan Linmas yang jumlahnya dua personil setiap TPS.

“Sejauh ini kita sudah berkoordinasi dengan pihak terkait, agar menyiagakan dua personil Linmas di setiap TPS. Total personil TPS yang dibutuhkan sebanyak 3.600 orang yang bakal mengawasi 1.800 TPS,” terangnya.

Dalam Raker Fasilitasi dan Koordinasi dengan Mitra Kerja Bawaslu itu, dihadiri Kapolres Bengkalis AKPB Yusuf Rahmanto, Kepala Dinas Kesbangpol Hermanto, Komisaris KPU Elmiawati Safarina dan Anggi Ramadhan, Kasi Intel Kejari Bengkals Lignuali Sirait, Sekretaris Dinas Kominfotik Adi Sutrisno, Sekretaris Satpol PP Agusrizal, PWI Bengkalis M Erwin, Reza dan Mapilu PWI Bengkalis Bambang Gusfryadi dan pengurus MUI Bengkalis Perlindungan Rambe dan sejumlah pejabat lainnya.(susi)