BENGKALIS (Riaulantang) – Untuk mengantisipasi praktek money politic selama pelaksanaan kampanye maupun pada masa tenang, Satuan Tugas (Satgas) money politic Kabupaten Bengkalis akan mengintensifkan patroli dan sosialisasi.

Demikian diungkapkan Ketua Bawaslu Kabupaten Bengkalis, Mukhlasin pada Rapat Kerja (Raker) Fasilitasi dan Koordinasi dengan Mitra Kerja, Selasa siang 9 April 2019.

Menurutnya, pengawasan praktek pemberian uang kepada pemilih atau disebut dugaan money politic sangat rentan. Untuk itu, Bawaslu menghimbau kepada masyarakat untuk melaporkan setiap adanya indikasi calon legislatif maupun tim sukses dari pasangan calon presiden dan wakil presiden yang memberikan uang.

“Kita semua sepakat, pelaksanaan pemilu 2019, khususnya di Kabupaten Bengkalis berjalan lancar dan aman, serta tanpa kecurangan praktek money politic. Jika ada segera laporkan kepada Bawaslu atau Sentra Gakkumdu. Setiap laporan akan segera ditangani,” terangnya.

Setiap pelapor kata Muchlasin, jangan takut, karena pihaknya terkait tetap akan dilindungi jati diri (identitas). Terlebih jika ada permintaan langsung dari pelapor. Namun laporan yang disampaikan jangan sampai laporan hoax alias bohong, namun harus memenuhi unsur-unsur pidana money politic.

Hal ini perlu diingatkan oleh Ketua Bawaslu Bengkalis, sebab dari beberapa laporan kasus money politik yang disampaikan masyarakat, terutama melalui via whatsapp maupun telpon, setelah ditelusuri ternyata hasilnya hoax alias tidak benar.

Dicontohkan, ada laporan masyarakat yang menyebutkan ada salah satu politisi membagi-bagi uang terhadap pemilih, ternyata setelah dipantau dan klarifikasi di lapangan, tidak ada benar.

Terkait dengan praktek money politik selama masa kampanye hingga jelang hari pencoblosan, Muchlasin menghimbau seluruh elemen di Negeri Junjungan agar berpartisipasi ikut memantau. Mengingat, personil Bawaslu kabupaten maupun kecamatan, jumlah terbatas.

“Tanggungjawab mengawasi Pemilu, bukan hanya tugas Bawaslu. Tapi merupakan tanggungjawab bersama. Untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama memantau,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolres Bengkalis AKPB Yusuf Rahmanto, menyatakan patroli money politic ini sangat diperlukan, agar pesta demokrasi di Bengkalis berlangsung bersih. Pihaknya bersama Bawaslu dan pihak kejaksaan yang tergabung dalam Gakkumdu, siap memproses setiap laporan praktek money politik.

Dalam Raker Fasilitasi dan Koordinasi dengan Mitra Kerja Bawaslu itu, dihadiri Kapolres Bengkalis AKPB Yusuf Rahmanto, Kepala Dinas Kesbangpol Hermanto, Komisaris KPU Elmiawati Safarina dan Anggi Ramadhan, Kasi Intel Kejari Bengkals Lignuali Sirait, Sekretaris Dinas Kominfotik Adi Sutrisno, Sekretaris Satpol PP Agusrizal, PWI Bengkalis M Erwin, Fiza dan Mapilu PWI Bambang Gusfryadi dan pengurus MUI Bengkalis Perlindungan Rambe dan sejumlah pejabat lainnya.(susi)