BENGKALIS (Riaulantang) – Inshaa Allah dan jika tak ada aral melintang, Sabtu, 16 September 2017, besok, Jemaah Haji (JH) asal Kabupaten Bengkalis yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 08 BTH (Debarkasi Batam), tiba kembali di Tanah Air.

Sesuai jadwal dan bila tak ada perubahan jadwal penerbangan, pesawat Saudi Air (SV) 5518 yang membawa JH asal Bengkalis dan Indragiri Hilir itu, bakal landing(mendarat) di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Sabtu dini hari nanti. Pukul 03.45 WIB.

Berdasarkan informasi yang diterima pukul 09.19 WIB tadi, JH Kloter 08 BTH ini, pagi tadi sudah berada di lobi hotel 1112. Menunggu bus untuk menuju Bandar Udara Internasional King Abdul Aziz.

“Sesuai jadwal, JH Kloter 08 BTH akan meninggalkan Jeddah hari ini, Jum’at, 15 September 2017, pukul 04.45 Waktu Arab Saudi. Mohon doanya agar kami kembali dengan selama ke Tanah Air,” ujar Zulkarnaen, Ketua Kloter 08 BTH.

Dijelaskan Kepala Seksi Penyelenggaran Haji dan Umroh Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis ini ada 449 JH yang akan diterbangkan dengan pesawat  Saudi Air (SV) 5518 itu. Yaitu, 5 orang petugas haji dan 440 JH Kloter 08 BTH.

“Sedangkan sisanya adalah Tanazul (JH yang tak tergabung dalam Kloter 08 BTH) yaitu, 1 JH Kloter 11 BTH, 2 JH dari Kloter 19 BTH dan 1 JH Kloter 21 BTH,” terang Zulkarnaen.

Sebagaimana sudah diketahui sebelumnya, Sabtu besok, JH Bengkalis asal Kecamatan Mandau yang tergabung dalam Kloter 08 BTH ini, langsung bertolak kembali ke kediaman masing-masing.

Sesuai jadwal, mereka akan meninggalkan pelabuhan Sekupang Batam pada pukul 11.00 WIB besok. Dan diperkirakan 205 JH asal Mandau ini akan tiba di pelabuhan Pelindo Dumai sore harinya.

Sebagaimana juga sudah terpublikasi sebelumnya, 1 orang JH Kloter 08 BTH asal Mandau ini wafat di Tanah Suci. Yaitu, atas nama Adnan bin Hamid Cuan (60) yang meninggal di rumah sakit Arafah.

Pemilik paspor nomor B5953965 yang tercatat sebagai warga Jalan Gajah Madah, Duri ini meninggal Jum’at, 1 September 2017, pukul 00.20 Waktu Arab Saudi.

Adapun penyebab meninggalnya almarhum adalah respiratory disease(penyakit pernapasan). Adapun dokter yang menandatangani certificate of date tersebut (sign of certifying doctor)adalah Rika Rahma Dewi (dokter Kloter 08 BTH).#(inf)