DURI (Riaulantang)- Pernyataan Ketua Forum Wartawan Duri (Forward), Jonson Rifai di sejumlah media yang ikut berkomentar terkait pemberitaan sejumlah forum wartawan Bantah Kadisdik Bengkalis Sebagai Pemecah Belah Wartawan menuai protes di internal wartawan harian yang bertugas di Duri. Ini lantaran statemen yang mengatasnamakan Forward itu tak pernah dirundingkan diinternal. Hingga timbul pertanyaan ada apa dengan  wadah yang baru terbentuk ini.

“Saya sangat menyayangkan wadah Forward yang baru dibentuk ini bisa dipooitisir untuk kepentingan tertentu. Wadah ini dibentuk untuk silaturrahmi dan kekompakan sesama wartawan. Bukan dukung mendukung,” sesal Susi Yanti, wartawan Riaulantang.com, Kamis malam (03/07/17).

Dikatakan Susi, sebagai pihak yang ikut membidani terbentuknya forward pihaknya kecewa dengan sikap Ketua Forward yang ikut dalam polemik antara wartawan di Bengkalis dengan Plt Kadisdik Bengkalis. Apalagi sampai memberikan pernyataan mewakili kawan-kawan media di Duri.

“Saya perlu meluruskan ini agar tak terbangun image, Forward berpiihak ke satu pihak. Jangan Forward digiring untuk kepentingan tertentu. Makanya karena tak sesuai lagi dengan komitmen awal pembentukkan, saya mundur dari anggota Forward,” ujar mantan bendahara PWI Bengkalis ini.

Tidak hanya Susi, sejumlah anggota yang juga protes dengan statemen ketua Forward ini juga mundur, diantaranya Bambang (Riaulantang.com) dan Mazwin (Posmetro Mandau). Ada juga Hendra (Riauterkini.com) sekretaris Forward yang  juga keluar dari grop. Entah karena suara-suara protes anggota yang tak bisa diterimanya atau entah alasan apa tak diketahui. Tapi Hendra keluar lebih awal dari grop yang dibentuknya.

Sementara itu protes terhadap statmen ketua Forward ini juga disampaikan Andika (Dumai Pos), Sahdan Lubis (Katakabar.com). Mereka meminta klarifikasi ketua Forward terkait statmen yang memberi dukungan kepada Plt Kadisdik Edi Sakura yang mengatasnamakan Forward.

Ketua Forward, Jonson yang dimintai klarifikasinya mengatakan sama sekali tidak ada keberpihakan.

“Sama sekali saya  tidak ada keberpihakan. Saya  hanya mengomentari wartawan di pecah belah,. Bukan nama orang perorang,” jelasnya. (Bambang)