DURI (Riaulantang)- Pro kontra terkait vaksin campak dan rubella (MR) yang dikabarkan belum memperoleh sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) membuat sejumlah orang tua ragu memvaksin anaknya. Akibatnya sejumlah sekolah di Mandau juga ragu untuk melaksanakan program imunisasi massal yang seyogyanya dilaksanakan hari ini Kamis (02/08/18).

Seperti disampaikan salah seorang Kepala Sekolah SDN di Mandau. Menurutnya banyak orang tua yang ragu dan bimbang terkait imunisasi MR ini. Akhirnya sekolah mengambil kebijakan untuk penunda pelaksanaan imunisasi MR itu.

“Banyak orang tua yang bingung dan ragu, kami pun akhirnya mengambil kebijakan untuk menunda pelaksanaannya kendati ada sekolah lain yang tetap lanjut,” ujar Kasek itu.

Terkait pro kontra itu, Plt Kadisdik Bengkalis, Edi Sakura kepada Riaulantang menyampaikan agar sekolah tak menunda pelaksanaan imunisasi MR itu.

“Pro kontra itu tak terelakan karena masih ada keraguan terkait sertifikasi halalnya. Tapi ini program nasional jangan dibatalkan. Jika orang tua ragu dan bimbang, buat pernyataan tak mau anaknya diimunisasi. Tapi programnya terus dilanjutkan. Anak yang mau saja yang diimunisasi dulu,” jelas Edi ketika di temui di Duri. (susi)