BAGANBATU (Riaulantang) – Mengantisipasi munculnya polemik pertanahan pihak Kementerian Agraria melaksanakan gerakan pemasangan tanda batas tanah warga. Di kabupaten Rokan Hilir, kegiatan yang dipusatkan dihalaman GOR Budi Dharma Jalan Sutomo Bagan Bati Barat, kecamatan Bagan Sinembah, Kamis (02/08/18) dihadiri langsung oleh Bupati Rokan Hilir, H Suyatno Amp.

Dalam sambutannya bupati menyampaikan kegiatan PTSL tersebut harus didukungan oleh semua warga masyarakat.

“Karena ini upaya menyelamatkan aset masyarakat, mari sama didukung agar tidak terjadinya polemik masalah tanah, ” ujarnya.

Disamping itu, lanjutnya kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mensosialisasikan program Pemdaftaran Tanah Sistematis Langsung (PTSL). ” Artinya, semua warga masyarakat akan lebih jelas keberadaan tanahnya, ” ujarnya lagi.

Bupati juga menyebutkan, bahwa dari 16.000 bidang tanah baru 5.000 yang terdaftar sistematis. Dan untuk itu diharapkan agar kegiatan dapat berjalan lancar. ” Dan ini juga merupakan program nasional. Dan kedepannya seluruh tanah di Rokan Hilir ini dapat berjalan dengan lancar, “
harap Suyatno.

Ikut hadir dalam kegiatan itu Muspida Rokan Hilir, Forkompinda Rokan Hilir, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Rokan Hilir, Hm Rocky Soenoko SH Msi, Upika Bagan Sinembah, wakil ketua DPRD Rokan Hilir, Drs H Syarifuddin MM dan Suyadi SP, datuk penghulu, lurah se kecamatan Bagan Sinembah, Balai Jaya dan Bagan Sinembah Rata (Basira).(jon)