DURI (Riaulantang)- Ratusan karung beras miskin (raskin), Selasa pagi (28/11/17) terlihat menumpuk di lorong kantor Lurah Air Jamban. Raskin dari gudang bulog itu dikabarkan sampai ke Kantor Kelurahan Senin malam (27/11/17). Kedatangan raskin ini sudah ditunggu warga. Mereka sudah berkumpul untuk memgambil jatah raskin masing-masing.

Namun sebelum raskin ini dibagikan, bincang-bincang terkait kualitas raskin ini menyeruak. Sejumlah warga dan Ketua RT yang hadir untuk mengambil raskin ini mengeluh buruknya kualitas raskin yang dibagikan.

“Tidak lebih baik dari raskin bulan lalu, karungnya saja yang bagus. Tapi dalamnya jelek. Lihat saja, nampak kehitaman dari luar,” ujar Mustafa Kamal warga Air Jamban.

Senada Ketua RT 4 RW 7, Pulungan juga mengeluh buruknya kualitas raskin ini. Pulungan langsung mengambil satu karung raskin yang akan dibagikan ke warga untuk menunjukkan kualitasnya.

“Begini pun kualitasnya (buruk-red) masih dicari dan diharapkan warga. Maklum di RT saya banyak yang susah. Beras seperti ini tetap mereka makan,” sesalnya.

Terkait keluhan jeleknya kualitas raskin ini, Lurah Air Jamban Ruslan mengatakan bahwa pihaknya hanya menerima beras yang datang dari gudang bulog ini.

“Seperti ini memang kualitasnya. Ini malah lebih baik dibanding bulan lalu,” jelas Ruslan bersama staf Kasmari.

Dijelaskannya, tumpulkan ratusan karung ini akan langsung habis di bagikan ke penerima. Maklum sebagai Kelurahan yang memiliki jumlah penduduk terbanyak, Air Jamban mendapat penerima terbanyak di Mandau pula.

“Kita usulkan 1.692 penerima tapi yang disetujui 575. Akhirnya disepakati pembagian merata sesuai dengan jumlah penerima di masing-masing RT,” jelas Kasmari. (susi)