DURI (Riaulantang)- Saat ini kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini kekurangan sekitar 2.000 orang guru. Untuk tingkat Sekolah Dasar, kekurangan guru kelas 861 orang, guru agama 187 orang, dan guru olahraga 234 orang. Sementara untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama,  kekurangan 550 orang guru.

Demikian dipaparkan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Edi Sakura, ketika memberikan laporan saat Rapat Koordinasi (Rakor) Peningkatan Mutu Pendidikan tingkat Kabupaten Bengkalis tahun 2017.

“Karena adanya perubahan tersebut, bisa jadi nanti ada sebagian guru kontrak tersebut akan dipindahkan ke sekolah lain. Tidak lagi ditugaskan di sekolah lama tempatnya mengabdi sebagai guru honor daerah. Ini dilakukan untuk menata dan mengisi kekurangan guru di sejumlah sekolah,” jelasnya.

Begitu juga dengan guru komite yang saat ini di Bengkalis jumlahnya sekitar 2.000 orang. Juga akan dijadikan guru kontrak.

“Khusus untuk guru komite, statusnya guru kontrak Dinas Pendidikan yang honornya dibayarkan melalui dana BOSDA (Bantuan Operasional Sekolah Daerah),” jelasnya.

Edi Sakura juga menyinggung soal penerimaan siswa baru. Katanya, ke depan penerimaan siswa baru akan menggunakan sistem zonasi berdasarkan jarak kediaman siswa dengan sekolah.

“Nantinya 90 persen siswa yang diterima di sebuah sekolah berdasarkan sistem zonasi ini”, terangnya.(rls)