Camat Mandau Riki Rihardi menerima piala dan penghargaan juara lomba GSI se Bengkalis

DURI (Riaulantang)- Kecamatan Mandau dan Pinggir menoreh prestasi dalam lomba program terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) dan lomba Gerakan Sayang Ibu (GSI) yang ditaja Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BPPPA) Kabupaten Bengkalis. Dalam lomba itu Kecamatan Mandau menjuarai lomba GSI dan desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir menjuarai kategori P2WKSS. Kedua kecamatan yang bertetangga itu berhak mewakili Bengkalis untuk lomba tingkat propinsi Riau.

Atas prestasi itu, tim penilai lomba P2WKSS dan GSI tingkat propinsi Riau, Selasa siang hingga sore ini, (25/09/18) turun ke Kecamatan Mandau melakukan penilaian.

Disambut Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BPPPA) Bengkalis H Mustafa, Camat Mandau, Riki Rihardi SSTP, MSi dan Camat Pinggir, Toharuddin, team melakukan penilaian administrasi dan juga presentasi yang disampaikan Camat Mandau, Riki Rihardi dan Camat Pinggir, Toharuddin di gedung Batin Betuah Duri.

Dalam kesempatan itu Camat Mandau selaku ketua GSI Mandau menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada semua pihak yang sudah bekerja keras hingga Mandau bisa meraih prestasi membanggakan itu.

“Mudah-mudahan prestasi di tingkat kabupaten ini bisa berlanjut ke tingkat propinsi. Ini suatu kebanggaan bagi kita bisa mewakili Bengkalis ke tingkat propinsi,” ujarnya.

Lebih lanjut Camat energik yang harus bolak balik Duri-Sumbar untuk mengikuti Diklatpim V di Pusdiklat Regional Baso Bukit Tinggi ini memaparkan secara keseluruhan perihal GSI dalam presentasi selama 45 menit.

Dipaparkannya GSI pertama kali di perkenalkan Menpera pada tahun 1996 lalu. Gerakan ini mempunyai misi menurunkan angka kematian ibu dan anak, meningkatkan kesehatan ibu hamil serta mendorong dan meningkatkan peran serta masyarakat dalam peningkatan kualitas kesehatan.

“Alhamdulillah di Mandau sejumlah kegiatan sudah kita lakukan untuk menekan angka kematian ibu dan anak. Hingga Agustus 2018 ini, Mandau zero angka kematian ibu dan anak,” paparnya.

Riki juga menyebut GSI tidak akan terujud jika lingkunham tak bersih. Untuk itu pihak Kecamatan mencanangkan Kamis bersih dengan turun ke daerah daerah yang dinilai perlu pembersihan. Termasuk nantinya 27 September 2018 ini turun ke desa Harapan Baru di ujung ibukota Kecamatan untuk goro pembersihan lingkungan.

“Mudah-mudahan dengan apa yang sudah kami lakukan, Mandau bisa mewakili Riau ke tingkat nasional,” harapnya.

Sementara itu harapan sama di sampaikan Ketua tim penilai propinsi Defi yang berharap Mandau dan Muara Basung juga keluar sebagai pemuncak pada lomba tingkat propinsi yang akan diumumkan bertepatan dengan hari Ibu 22 Desember mendatang.

Sementara itu Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BPPPA) Bengkalis H Mustafa menjelaskan bahwa untuk lomba GSI tingkat kabupaten Bengkalis, juara 1 raih Kecamatan Mandau disusul Kecamatan Siak Kecil dan Rupat Utara.

Dikategori P2WKSS, juara 1 desa Muara Basung, Pinggir disusul desa Sukarjo Rupat dan Kuala Alam Bengkalis. (susi)