DURI (Riaulantang)- Pernyataan Kapolsek Mandau Kompol Ricky Ricardo Sik di beberapa media yang menekankan sangsi hukum terhadap penyebar berita hoax terkait klarifikasi berita wartawan yang mensomasinya mendapat tantangan dari kuasa hukum wartawan PWI di Duri, Elidanetty SH MH. Elida tak terima jika pernyataan yang menjurus penekanan terhadap kinerja wartawan yang mengkritik layanan dan kinerja Polsek Mandau disebut sebagai berita hoax. Dia pun siap berhadapan dengan kapolsek Mandau jika kliennya di tuduh sudah menyebar berita hoax.

“Luar biasa kapolsek Mandau ini. Sudah memblok blok wartawan. Lalu seenaknya pula menekankan sangsi hukum terhadap penyebar berita hoak. Apa berita yang mengkritik layanan dan kinerja ini yang disebut berita hoak. Jangan asal ngomong, berita wartawan hoak. Kita bisa tuntut dan kita siap  bertemu di meja hijau,” jelas Advokat yang tergabung dalam Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) Rabu (18/04/18).

Lebih tegas aktifis perempuan yang juga tim advokasi pembela Amin Rais   ini mengatakan agar Kapolsek Mandau bijak menyampaikan statemen ke media massa. Ini lantaran pihaknya menilai ada maksud dan penekanan terselubung yang disampaikan kapolsek, mulai dari pernyataan jangan mencari informasi dengan pihak-pihak yang tidak berkompeten, Jangan terima berita yang tak akurat yang membuat terpecah belah hanya karena informasi yg tidak jelas keakuratanya hingga penegasan barang siapa yang menyebarkan berita yang tidak benar ke hal layak umum sudah ada aturan hukum yang mengatur. 

“Maksud kapolsek ini apa. Apa kita yang dimaksud pihak tak berkompeten (wartawan dan advokat-red). Kalau kita yang dimaksud, kita tak terima. Kapasitas kita jelas dan legal. Saya pribadi mendapat kuasa dari warga yang menyampaikan buruknya layanan Polsek Mandau. Kalau wartawan, jelas mereka menjalankan kontrol sosial dan menyuarakan aspirasi masyarakat. Apanya yang salah. Atau pun kapolseknya yang bermasalah dengan wartawan. Tolong bijak menyikapi ini. Tolong jaga etika sebelum statemen,” pungkasnya. 

Terkait masalah tudingan media penyebar hoak ini, Kapolsek Mandau, Kompol Ricky Ricardo Sik ketika dikonfirmasi belum memberikan keterangan.(bambang)