BENGKALIS (Riaulantang) – Kegiatan Dzikir dan Doa Bersama untuk Negeri yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkalis, di Masjid Agung Istiqomah seusai melaksanakan sholat Magrib secara berjamaah, berlangsung khidmat berharap keridhoan Allah SWT., Jumat malam, 19 Oktober 2018.

Dzikir dan doa yang merupakan sebuah ikhtiar mengharapkan perlindungan dan pertolongan dari Allah SWT, agar terhindar dari berbagai mara bahaya dan bencana untuk negeri ini, di pandu oleh Ustadz H Ghufronuddin dan Ustadz Amri.

“Terima kasih kepada seluruh kaum muslimin yang berkenan hadir untuk bersama-sama berdzikir dan berdoa kepada Allah SWT., semoga negeri dan bangsa yang kita cintai ini, selalu mendapat perlindungan Allah dari berbagai musibah dan bencana,” ujar Ketua MUI Kabupaten Bengkalis, H Amrizal, sesaat sebelum pelaksanaan dzikir dan doa dimulai.

Amrizal menerangkan, setiap yang terjadi baik musibah maupun nikmat adalah sebuah anugrah yang diberikan Allah, agar manusia senantiasa ingat kepada-Nya bahwa segala sesuatu merupakan dari Allah dan akan kembali kepada-Nya pula.

“Tentu sebagai manusia, wabil khusus umat Islam percaya bawa tiada yang bisa menolong dan memberikan perlindungan selain Allah SWT. Dan ini merupakan ikhtiar kita sejara berjamaah yang tentunya kita berharap diijabah oleh Allah atas apa yang kita hajadkan,” ucapnya.

Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Bengkalis ini juga menghimbau, agar seluruh umat Islam di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan untuk senantiasa mendoakan negeri dan bangsa ini.

“Akhir-akhir ini bukan saja musibah bencana alam yang menimpa negeri ini, tetapi kerisis sosial yang selalu menghujat satu sama lain juga terlihat sering terjadi. Kita tidak menginginkan hal ini semakin hari semakin besar sehingga menimbulkan perpecahan di bangsa ini yang muaranya akan timbul perpecahan sehingga kedamaian tidak lagi dapat kita rasakan,” jelasnya.

“Maka dari itu, lewat Dzikir dan Doa Bersama ini, kita berharap hal-hal yang mulai mengikis kesatuan negeri ini dapat kembali dikuatkan oleh Allah SWT., sehingga kita tetap hidup rukun dan tidak saling menghujat antar satu dengan yang lain,” sambungnya.(dwi)