BENGKALIS (Riaulantang)– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis, mengumrohkan 6 anak watan Bengkalis, yang berhasil meraih peringkat pertama pada perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Riau di tahun 2017 lalu, di Kota Dumai.

Pemberangkatan anak-anak berprestasi ini secara resmi dilepas Bupati Bengkalis Amril Mukminin, diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Bengkalis, Heri Indra Putra, digelar di Aula Wisma Kito, Jalan Hang Tuah Bengkalis, Sabtu malam, 20 Oktober 2018.

6 putra terbaik yang dihadiahi umroh oleh Pemkab Bengkalis, akan melakukan perjalanan umroh selama 11 hari terhitung mulai 21 hingga 31 Oktober 2018, berangkat dari Bandara Internasional Batam, kemudian transit di Singapura lalu melanjutkan perjalanan udara menuju Jeddah.

“Ini merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Bengkalis terhadap para peserta yang meraih prestasi pada MTQ tingkat Provinsi Riau. Tentunya ini juga merupakan bentuk sebuah motivasi bagi masyarakat di negeri ini agar dapat terus meningkatkan diri dalam mempelajari, minsi’arkan dan mengamalkan Al-Qur’an,” ujar Asisten Prekonomian dan Pembangunan.

Kendati demikian, agar tidak salah niat, reword sekaligus motivasi ini jangan dijadikan tujuan utama masyarakat dalam mengikuti MTQ kemudian meraih prestasi. Namun, niatkanlah itu semua karena Allah SWT.

“Umroh merupakan bentuk syukur pemerintah dan apresiasi atas kerja keras pesererta dalam meraih prestasi. Dan mudah-mudahan menjadikan diri peserta yang mendapat hadiah ini lebih baik kedepannya, baik untuk diri sendiri maupun terhadap lingkungannya,” terang Heri.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Bengkalis, H hambali memaparkan, adapun 6 anak watan Bengkalis yang meraih prestasi ini adalah M. Solihin asal Desa Kembung Baru Kecamatan Bantan, peraih juara I pada cabang Tilawah golongan Qiroat Mujawwad Remaja.

Kemudian, Syawal Rizki Akbar, asal Desa Pematang Duku, Khusnul Mubarok, Desa Pematang Duku Timur dan Muhammad Fakril Umam, Desa Wonosari, Kecamatan Bengkalis ini, peraih terbaik I pada cabang Fahmil Qur’an.

Selanjutnya, Ahmad Alifuddin dan Syaibatul Hamdi yang keduanya berasal dari Desa Bantan Tengah Kecamatan Bantan, peraih terbaik I cabang Syarhil Qur’an Putra.
Sejatinya, Syarhil Qur’an ini merupakan cabang beregu yang beranggotakan 3 orang peserta. Namun dikarenakan seorang peserta sedang melanjutkan sekolah di Sudan, atas nama Adib Amanullah, anak asal Desa Bantan Tua, Kecamatan Bantan, maka dia tidak dapat serta mengikuti ibadah umroh ini.

Selain 6 peserta peraih prestasi terbaik ini, dalam perjalanan umroh, mereka didampingi seorang Aparatur Sipil Negara dari Bagian Kesra Setda Bengkalis, atas nama Bambang Sugiarto.(dwi)