DURI (Riaulantang)- Sesuai informasi, pada musim haji tahun 2017 ini, cuaca di Tanah Suci Mekkah kurang lebih sama dengan di Indonesia. Namun hal itu hanya sebatas perkiraan yang sewaktu-waktu bisa saja berubah.

Karena itu, Bupati Bengkalis Amril Mukminin berharap, agar Jemaah Calon Haji (JCH) asal daerah ini senantiasa menjaga kesehatan dan stamina.

“Kemudian jaga pola makan dan istirahatlah yang cukup, sehingga dapat mengantisipasi apapun kondisi cuaca di sana,” ujar Amril.

Pesan itu disampaikannya saat pelepasan 224 JCH Kabupaten Bengkalis asal Kecamatan Mandau dan Pinggir, Sabtu (29/7/2017). Pelepasan JCH yang dilakukan dengan adat Melayu tepuk tepung tawar tersebut, dilaksanakan di gedung Bathin Betuah Kecamatan Mandau, Duri.

“Perjalanan ke Tanah Suci Mekkah ini adalah untuk perjalanan beribadah, bukan perjalanan biasa. Perjalanan yang membutuhkan fisik dan mental yang kuat. Karena itu jaga kesehatan dan stamina.Jaga pola makan dan istirahatlah yang cukup,” ulang Amril.

Kepada JCH yang dilepas itu, Amril mendo’akan agar senantiasa dalam keadaan sehat wal’afiat, sehingga lancar saat keberangkatan ke tanah suci. Dapat melaksanakan rukun haji dengan khusuk, baik dan benar.

“Serta dapat meraih predikat haji mabrur. Kembali ke tanah air, ke kecamatan dan kediaman serta berkumpul kembali dengan keluarga masing-masing dalam keadaan selamat, tidak kurang satu apapun juga,” do’anya.

Amril juga berharap, kelak sesampainya di Tanah Suci Mekkah, khususnya di tempat-tempat yang mustajab, para JCH tersebut juga mendo’akan daerah ini agar tetap aman, tenteram dan damai.

“Sehingga azam kita untuk menjadikan Kabupaten Bengkalis ini sebagai negeri yang semakin maju dan makmur diridhoi Allah SWT,” imbuhnya.

Dari 224 JCH Mandau dan Pinggir yang dilepas Bupati Amril itu, JCH perempuan yang tertua atas nama Samsinar Somad Bagingo (77 tahun) dan yang termuda Aprillia Ningrum Djulinata (28).

Sementara untuk JCH laki-laki, tertua atas nama Hasanuddin Malin Nirin (75) dan Yudistira Djulianata Amat Dasri (24).