DURI (Riaulantang)- Sempat lumpuh total 4 hari karena aksi  unjuk rasa di Rantau Kopar, Kabupaten Rokan Hilir yang menyetop operasional fasilitas pengolahan air (Water Treating Plant/ WTP) Rangau yang dikelola PT. Chevron Pacific Indonesia (PT CPI), yang menjadi sumber utama pasokan kebutuhan air bersih PDAM Tirta Dharma Duri, kini pasokan air bagi pelanggan PDAM Duri berangsur pulih. Ini terjadi lantaran sejak Sabtu malam (23/09/17) PT Chevron sudah kembali mendistribusikan pasokan air baku ke PDAM Duri. Hingga Minggu pagi (24/09/17) air kembali mengaliri pipa-pipa PDAM Duri.

“Mulai tadi malam ( Sabtu malam-red), Chevron sudah mendistribusikan lagi sumber air baku untuk kita (PDAM-red). Pasokan berangsur pulih. Tapi untuk hari pertama ini hanya cukup mengisi pipa yang sempat kosong;” jelas Kacab PDAM Duri, Darwin Ginting kepada Riaulantang.com, Minggu (24/09/17).

Dijelaskan Darwin, didistribusikannya lagi sumber air baku ini tentunya kabar gembira bagi ribuan pelanggan. Hanya saja belum semua pelanggan bisa dilayani lantaran intensitas air yang dialirkan masih kecil.

“Pukul 09.00 WIB ini kita coba alirkan, intensitasnya masih kecil. Hanya cukup melayani pelanggan yang dekat-dekat saja. Itu pun belum full masih kecil. Maklum debitnya masih 40 liter per detik,” jelas Darwin lagi.

Agar distribusi air bisa normal lagi ke pelanggan, ungkapnya, dibutuhkan penambahan debit lagi. Minimal 50 liter/detik hingga 80 liter/ detik.

“Kita harap pasokan air bisa ditambah lagi hingga distribusi ke pelanggan bisa pulih lagi,” ungkap Darwin. (susi)