BENGKALIS (Riaulantang)– Bupati Bengkalis diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Bengkalis H. Heri Indra Putra menghadiri acara pelepasan kontingen STAIN Bengkalis pada ajang pekan ilmiah olahraga seni dan riset (PIONIR) IX di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Jumat (12/7/2019) acara pelepasan di Aula Alfarabi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis.

Pelepasan kontingen STAIN BengkalisSebanyak 80 Peserta beserta Official dari 24 cabang yang diikuti oleh STAIN Bengkalis tahun ini. Acara ini berlangsung dari tanggal 15 hingga 21 Juli 2019 di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Heri, Bupati Bengkalis mengatakan pekan ilmiah olahraga seni dan riset ini merupakan langkah awal untuk menunjukkan kualitas mahasiswa STAIN Bengkalis, sekaligus unjuk kelebihan di hadapan seluruh perguruan tinggi keagamaan islam negeri se-Indonesia.

“Selain menjadikan prestasi sebagai target, kegiatan olah raga, seni dan riset melalui pionir yang diikuti mahasiswa PTKIN se-Indonesia di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang nanti, juga diharapkan menjadi media pendidikan karakter untuk pembiasaan nilai-nilai kecerdasan, keterampilan, pengendalian emosional, disiplin, sportivitas, demokratis, persatuan, dan kesatuan serta bertanggung jawab,” ungkap Heri.

Ada harapan besar yang harus diwujudkan melalui pionir kali ini, bahwa pionir tidak hanya sekedar ajang silaturrahim antar mahasiswa PTKIN, tetapi harus berhasil mencetak dan menghasilkan calon penerus bangsa berdedikasi tinggi dengan segenap potensi dan keterampilannya, meningkatkan dan mengembangkan minat dan bakat mahasiswa, meningkatkan dan mengembangkan prestasi ilmu pengetahuan, olahraga, kreativitas dan seni mahasiswa.

“Semoga dari ajang pionir ini dapat melahirkan atlet yang berkualitas, sehingga bisa mewakili Indonesia khususnya Kabupaten Bengkalis dalam ajang Multi Event nasional bahkan internasional. kami berpesan kepada seluruh peserta pionir STAIN Bengkalis, untuk menunjukkan sikap sportif dalam mengikuti seluruh pertandingan,” jelas Heri.

Diakhir sambutannya Heri mengatakan yang menang pertahankan, dan yang kalah berusaha lagi sekuat tenaga, namun yang terpenting harus sportif. Tunjukkan jati diri kita bahwa STAIN Bengkalis eksis dan harumkanlah nama baik kabupaten Bengkalis ini dengan etika sopan santun seperti kata pepatah bahasa menunjukkan bangsa, yang kurik ialah kundi, yang merah ialah saga, yang baik adalah budi yang indah adalah bahasa serta membawa pulang prestasi yang terbaik.

Disamping itu Ketua STAIN Bengkalis Bapak Prof. Dr. H. Samsul Nizar, M.Ag berpesan Kepada para peserta pionir dapat berlomba secara maksimal dan dapat lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, dan berikan yang terbaik untuk Kabupaten Bengkalis khususnya STAIN Bengkalis dengan semangat Laskar Melayu Pantang Menyerah.(dwi)