DURI (Riaulantang) – Tidak saja kelangkaan Gas Melon yang terjadi di kota Duri, tapi juga Bahan Bakar Minyak (BBM).  Seperti terlihat Jumat, (7/12/17)sekitar jam 16.45, antrian kendaraan yang hendak mengisi BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak (SPBU) di Jalan Hang Tuah. Antrian mengular hingga jalan lintas Sumatera.

Pantau di lapangan   antrian kendaraan sudah terlihat saat mobil bertuliskan Pertamina  ukuran 8000 L tengah bongkar muat di SPBU.

Antara pemilik kendaraan roda empat, roda dua serta yang jirigen saling menunggu antrian. Sementara antrian kendaraan terus mengular dan menimbulkan kemacetan.

“Pasokan Bensin sudah susah, ini terpaksa antri, walau lama. Kalau beli dieceran harga Bensin untuk 1 Liter sudah Rp 9000,”ungkap Zen, warga Sudirman.

Saat ditanya pada warga yang antri menggunakan jirigen, mengaku sudah menunggu dari tadi. Disinggung untuk dijual lagi, warga tersebut hanya memberikan informasi sedikit. “Sekarang kami gunakan jirigen yang lebih kecil, tidak bisa seperti dulu. Ini untuk dibuat berita ya bang?,” tanya warga tu kembali.

Sementara itu kondisinya saat ini di Duri, untuk mendapatkan premium terbilang susah. Premiun kadang ada kadang tidak.

“Nasib-nasiban kalau mau mendapatkan premiun,” jelas warga. (bambang)