BENGKALIS (Riaulantang)– Kegiatan Diklat Pramuka Peduli tahun 2018 yang dipusatkan di Kwarcab Bengkalis akhirnya ditutup secara resmi ditutup, Jumat (28/12/18).

Penutupan tersebut langsung dilakukan Ketua Kwarcab Bengkalis diwakili Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat dan Pramuka Peduli Kwarcab Bengkalis Kak Muhammad Fadhli. Penutupan perkemahan selama 4 hari itu ditandai dengan pelepasan tanda peserta.

Dalam sambutan Kak Fadhli mengatakan pramuka merupakan wadah penampung keinginan generasi muda dengan kegiatan positif. Untuk itu, pramuka dituntut dapat berkontribusi nyata dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pramuka diharapkan agar menjadi generasi muda yang bermanfaat bagi bangsa,” ucap Kak Fadhli.

Dikatakan Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Bengkalis tersebut, saat ini bangsa Indonesia sangat rentan terjadinya bencana alam. Untuk itu negara harus bersiap siaga untuk menghadapi permasalahan tersebut.

“Adanya diklat ini, diharapkan generasi muda mampu membentuk karakter yang tangguh dan mental yang kuat. Keterampilan yang cukup juga diperlukan untuk menanggulangi bencana dan meningkatkan rasa peduli terhadap lingkungan,” tuturnya.

Usai memberikan sambutan, selanjutnya kak Fadhli juga memberikan sertifikat peserta diklat terbaik. Ada lima peserta yang meraih diklat terbaik, diantaranya Windri Saputra dari Kwartir Ranting (Kwarran) Pinggir, Siti Soleha Kwarran Bantan, Saparudin M Kwarran Bantan, Hilwa Zakia Rosyada MAN 1 Bengkalis, dan terakhir Erzuraidah STIE Syari’ah Bengkalis.(dwi)