Jenazah Arkan dikebumikan di TPU Jambon Minggu malam

DURI (Riaulantang)- Tenggelamnya Arkan bocah yang baru berumur 5 tahun saat liburan berenang dengan keluarga di Waterpark Harationica Jalan Mandiri Kelurahan Air Jamban, Minggu (30/12/18) sekira pukul 16.25 Wib menyita perhatian warga. Sejak berita itu di rilis Riaulantang.com, ratusan warga memberikan respon melalui media sosial. Hingga pagi ini berita meninggalnya bocah Arkan sudah dibagikan sekitar 66 kali oleh warganet.

Terkait tenggelamnya bocah Arkan di wahana permainan air yang disebut-sebut terbesar di Duri ini, Kapolres Bengkalis AKBP Yusuf Rahmanto ketika di konfirmasi Riaulantang.com, Senin pagi (31/12/18) membenarkan kejadian itu.

“Korban Arkan (5) meninggal di Waterpark Harationica Jalan Mandiri Kelurahan Air Jamban Minggu (30/12/18) sekira pukul 16.25 WIB,” jelas Kapolres.

Diungkapkan Kapolres dari keterangan yang sudah dihimpun hari itu, Minggu (30/12/18) sekira pukul 13.30 Wib Heri Kurniawan (ayah korban) bersama istri dan anak anaknya Zifana Syafira dan Arkan Raihan tiba di Waterpark Harationica.

Setelah itu mereka berenang di kolam arus. Heri dan istrinya Dewi mendorong anak anaknya dengan posisi di atas pelampung.

Setelah itu, Heri berencana pindah dari kolam arus menuju kolam dangkal. Dia pun mengangkat korban ke tepi kolam sambil meminta anaknya menunggu karena dia akan mengangkat kakak perempuan dan ibunya

“Setelah mengangkat korban ke atas kolam, sambil mengangkat anak pertama, ayah korban melihat korban berlari meninggalkan kolam arus. Saat itu ayah korban sudah tidak melihat korban lagi. Selanjutnya, korban bersama istri mencari korban di seputaran kolam,” jelas Kapolres.

Saat mencari korban, itulah terdengar teriakan “mayday mayday” dari arah kolam. Ayah korban melihat lifeguard berlari ke arah teriakan.

“Ayah korban melihat korban di angkat oleh lifeguard dan langsung di bawa keruang P3K Waterpark. Ayah korban mengikuti anaknya, melihat lifeguard memberikan pertolongan pertama dengan cara menekan dada korban,” jelas Kapolres lagi.

Selanjutnya korban langsung di bawa menggunakan Ambulance Warerpark menuju RSUD Duri. Setibanya di RSUD Duri, korban dinyatakan telah meninggal dunia oleh dokter.

“Korban dibawa kerumah duka dan disemayamkan di TPU Jambon malam tadi. Kasusnya dalam penyidikan. Anggota sudah melakukan olah TKP di waterpark,” pungkas AKBP Yusuf Rahmanto. (susi)