PEKANBARU (Riaulantang)- Salah satu jawaban pasangan calon gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman terkait pembangunan infrastruktur Arsyadjuliandi Rachman adalah memaparkan bahwa kondisi jalan berstatus baik di provinsi Riau setiap tahun terus meningkat.

Pada tahun 2017 jumlah kondisi jalan baik meningkat dari 2016 lalu yakni sepanjang 1.406,63 Kilometer. Kemudian kondisi sedang 576,51 kilometer, rusak ringan 401,50 kilometer dan rusak berat 648,68 kilometer.

Bila dibandingkan tahun Tahun 2016 lalu kondisi baik hanya 1.330,97 kilometer dan sedang 582,14 kilometer, rusak ringan 410,98 kilometer dan rusak berat 709,23 kilometer.

Baca Juga:  Tiga Anggota Polres Rohil di Berhentikan Tidak Terhormat, Wawan "Melanggar Apalagi Pakai Narkoba Kita Sikat Habis"

Sementara untuk peningkatan dan pembangunan jalan yang dilakukan sejak 2014 lalu hingga 2017, sudah terbangun sepanjang 665,73 kilometer jalan milik provinsi.

Namun hal tersebut disanggah oleh Syamsuar. Dikatakan calon gubernur nomor urut 1 tersebut, bahwa jalan ke Rokan Hilir misalnya cukup banyak yang parah kondisinya.

Ia juga sempat bercerita bahwa saat kampanye beberapa waktu lalu ke sana, banyak jalan yang kurang layak, bahkan ia juga sempat terpaksa naik motor menempuh jalan karena rusak parah.

Baca Juga:  Polres Rohil Gelar Apel Opersi Lilin 2017

Namun hal tersebut dijawab oleh calon wakil gubernur nomor urut nomor urut 4, Suyatno yang juga Bupati Rohil bahwa jalan yang dimaksud Syamsuar tersebut adalah  jalan nasional.

Para pendukung paslon nomor 4 pun kemudian bersorak, menyaksikan debat kandidat yang dilaksanakan di hotel Labersa, Jumat (27/4/2018) malam tersebut. (rls)