DURI (Riaulantang)- Lagi kekurangan logistik Pemilu menjadi persoalan. Setelah bilik suara yang terpaksa diganti dengan kardus bekas, kali ini surat suara yang kurang. Jelas ini tak bisa disiasati karena tak ada surat suara alternatif. Akibatnya pencoblosan pun di hentikan sementara.

Seperti di sampaikan warga di TPS 16 Kelurahan Pematang Pudu. Warga tak bisa melanjutkan pemilihan karena surat suara pemilihan presiden (Pilpres) kurang. Kekurangannya cukup banyak hingga petugas segera berkoordinasi dengan PPK dan pihak terkait.

“Surat suara untuk memilih presiden kurang di TPS kami. Entah bagaimana ini bisa terjadi,” sesal warga.

Mengetahui terjadinya kekurangan surat suara ini, Lurah Pematang Pudu, Fitriani Eka Putri segera menuju ke TPS. Saat di konfirmasi Fitri mengaku tengah berkoordinasi dengan KPPS.

” Iya kurang. Yang kurangnya surat suara presiden. Berapa kurangnya, ini masih di hitung,” jelas Fitri.

Tak hanya surat suara presiden, surat suara untuk DPRD Propinsi juga terjadi kekurangan. Seperti di sampaikan warga Jalan Bandes TPS 43 Kelurahan Duri Barat.

“Kami kekurangan surat suara DPRD Kabupaten. Kurangnya cukup banyak. Berapa angka pastinya masih dihitung,” ujar warga.

Terkait kekurangan surat suara itu, Ketua PPK Mandau Sofiyu Rahman ketika di konfirmasi membenarkan hal itu. Pihaknya tak bisa mendetail berapa jumlah kekurangan dan TPS mana saja yang kurang. Hanya saja agar pencoblosan tak lama terkendala, pihak KPPS disarankan meminjam ke TPS terdekat.

“Disarankan pinjam ke TPS terdekat,” ujarnya.

Disisi lain Ketua Panwaslu Suhardi yang menerima laporan kekurangan dari anggotanya di lapangan menyarankan agar segera berkoordinasi dengan PPS setempat.

“Terpaksa ditunda beberapa saat menunggu surat suaranya datang,” ujanya. (susi)