DURI (Riaulantang)- Pemotongan insentif guru honor TK di Kecamatan Mandau sebesar Rp 100 ribu dan Pinggir Rp 110.000/ orang mendapat perhatian anggota Komisi IV DPRD Bengkalis Nanang Haryanto SE. Kepada Riaulantang.com, Senin (14/08/17) politisi partai Demokrat ini sangat menyayangkan pemotongan yang dinilainya menzalimi guru itu.

“Kalaulah itu terjadi. Itu tak benar, tak boleh dilakukan. Itu hak guru. Berikanlah sesuai prosedur. Tak usah dipotong. Itu namanya menzalimi guru,” sesal Nanang.

Dikatakan Nanang, kalaulah hak-hak guru itu sudah dipotong walau dengan dalih apapun, pihak terkait dalam kasus itu harus bertanggung jawab.

“Ini sudah termasuk pungli. Kita akan coba cari data yang akurat. Kalaulah benar IGTK yang melakukan potongan itu, IGTK harus bertanggung jawab. Plt juga akan kita mintai klarifikasi dimana pengawasannya, ” tegas Nanang lagi.

Nanang mengaku prihatin dengan kondisi guru-guru honor TK yang gajinya masih jauh dari kriteria layak. Untuk itu agar kedepan tak terjadi lagi pemotongan pihaknya berjanji akan menuntaskan kasus ini.

“Kasihan honor kecil segitu masih dipotong. Tak semestinya dilakukan. Makanya kita akan tanya ke Plt Kadisdik kenapa ini bisa terjadi agar kedepan tak terulang lagi. Ini preseden buruk bagi pendidik,” pungkasnya. (susi)