BENGKALIS (Riaulantang) – Bupati Bengkalis diwakili Sekretaris Daerah H Bustami HY secara resmi membubarkan Pembinaan dan Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tahun 2018, Sabtu malam, 18 Agustus 2018, di aula Gedung Daerah Datuk Laksamana Raja Dilaut.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekda BUstami, Bupati Amril berpesan kepada seluruh Purna Paskibra agar menerapkan nilai-nilai luhur yang didapat selama mengikuti pembinaan dan pelatihan.

“Setelah ananda sekalian kembali ke daerah masing-masing, bekal yang diperoleh selama latihan seperti disiplin hendaknya diterapkan di kehidupan sehari-hari,” pesannya.

Bupati Amril mengatakan, setelah menjadi Purna Paskibra, banyak hal lain yang haru dicapai dan diraih, jadikan pengalaman menjadi anggota Paskibra sebagai modal awal untuk mengarungi langkah berikutnya.

“Setelah ini, terbuka peluang bagi ananda jika berkeinginan mengikuti seleksi Paskibra pada level provinsi maupun nasional,” ungkap mantan anggota DPRD Bengkalis tiga periode itu.

Ucapan terima kasih turut disampaikan Bupati Amril kepada pelatih dan semua pihak yang terlibat dalam membina anggota Paskibra tahun 2018. Khusus kepada 75 anggota Paskibra, Bupati Amril mengapresiasi keberhasilan meraka baik saat pengibaran maupun penurunan bendera.

“Alhamdulillah pengibaran dan penurunan bendera di Kabupaten Bengkalis berjalan sukses, terima kasih bapak ibu pelatih atas kerja kerasnya dalam melatih. Terima kasih dan selamat kepada ananda sekalian sudah berhasil menjalankan tugas dengan sangat baik,” paparnya.

Selain tim pelatih, kegiatan ini turut dihadiri Asisten II H Heri Indra Putra, Plt Kasdim 0303/Bengkalis yang juga Danramil 01/Bengkalis Mayor Irwan dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemkab Bengkalis.

Usai pemberian cenderamata dari Pemkab Bengkalis yang diserahkan Sekda Bustami kepada perwakilan pelatih dan anggota Paskibra, kegiatan ditutup dengan saling bersalaman. Perasaan haru menyertai satu persatu anggota Paskibra saat menyalami pelatih dan pejabat pemkab Bengkalis. (rls)