kehebohan panjat pinang di Jalan Stadion Gang Keret Duri

DURI (Riaulantang) – Perayaan HUT RI ke 73 di Kecamatan Mandau berlangsung meriah. Berbagai pertandingan rakyat di gelar secara swadaya oleh masyarakat. Gang-gang kecil hingga jalan-jalan utama, sejumlah RT/RW terlihat antusias melaksanakan berbagai pertandingan yang sifatnya menghibur, namun diminati warga.

Seperti terlihat di lapangan bola Jalan Stadion Gang Karet Duri. Dari Sabtu siang (18/08/18) hingga maghrib ini ratusan warga dari 5 RT di RW 15 Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, terlihat antusias mengikuti pertandingan demi pertandingan.

Antusias warga ini layaknya pesta rakyat. Disaat pertandingan dimulai, ratusan warga di pinggir lapangan menikmati jajanan dadakan yang sengaja di sediakan warga. Suasana terlihat meriah.

Pembina kegiatan HUT RI di daerah ini, Sutopo, Madi Jamaan didampingi ketua panitia Sodikin menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Stadion Gang Karet dan sekitarnya itu. Warga dengan sukarela memberikan sumbangan dan bahu membahu untuk terlaksanakan even. Mulai persiapan pendirian tenda, menghias areal sekitar lapangan bola, panjat pinang dan persiapan lainnnya.

“Kita apresiasi atas antusias warga ini. Ada sejumlah pertandingan yang digelar. Diantaranya, lomba makan kerupuk, masukan benang ke jarum, masukan pensil dalam botol, sepak bola pakai daster, bakiak dan tarik tambang. Yang paling diminati lomba panjat pinang,”jelas Sutopo.

Ditambahkan Sodikin, panjat pinang merupakan pertandingan yang ditunggu-tunggu warga. Ada dua pinang yang bertabur hadiah yang disediakan. Satu untuk dewasa dan satu untuk anak-anak.

“Panjat pinang paling diminati. Mungkin karena seru dan butuh kesabaran dan kerjasama untuk mencapai puncak hadiah,”ujarnya.

Sementara itu, pantauan dilapangan, puncak kegiatan yang ditutup dengan lomba panjat pinang ini berjalan cukup a lot. Sejumlah tim silih berganti memanjati pinang yang sudah di lumuri oli. Kendati usaha itu masih belum berhasil. Tapi warga terus mencobanya, sampai semua berhasil mencapai puncak dan mengambil bendera merah putih bertanda hadiah sudah bisa diturunkan.

Jelang maghrib, baru pinang anak-anak yang berhasil diraih dan pemanjat sampai ke puncak. Sementara untuk pinang dewasa belum bisa sampai ke puncak. Akhirnya pihak panitia terpaksa menaikkan tangga dan bendera merah putih pun bisa dikibarkan.

“Antusias warga 5 RT di RW 08 ini luar biasa. Warga yang semula yang jarang keluar, hari ini bekumpul bersama di lapangan ini. Patut kita apresiasi dan ini tak terlepas dari kerjasama seluruh masyarakat yang ingin pesta rakyat berjalan semarak,” jelas Ketua RW Nursal. (susi)