PASIRPENGARAIAN- Ketua DPRD Rokan Hulu (Rohul),Kelmi Amri SH, memanggil pihak PLN Pasir Pengaraian, terkait persoalan kelistrikan di Rohul, terutama pasca insiden amuk masa di kantor PLN Ujung Batu dan Sei Kuning, Rambah Samo,yang terjadi Ahad (28/5) malam. Pada Senin (29/5), 

Ketua DPRD Rohul, Kelmi Amri SH, langsung memanggil pimpinan PLN Pasir Pengaraian, untuk mendengarkan serta menanyakan seputar pemadaman listrik yang terjadi hingga berbuntut aksinya ratusan masyarakat.

 “Saya didampingi Ketua Komisi II, Hj. Sumiartini,kesel mendengar kegelisahan masyarakat Rohul 2 hari terakhir, terkait pelayanan PLN yang mati berturut-turut diwaktu berbuka puasa, ” ungkap Kelmi Amri. 

Kelmi menegaskan lagi, pihak manajemen PLN, mengatakan akan berusaha Senin hari ini serta seterusnya, memaksimalkan pelayanan dan peran dengan segala kendala dan keterbatasan. 

,’’Walaupun tidak ada juga jaminan hari ini dan seterusnya, listrik akan hidup selamanya atau bahkan mati di saat berbuka dan sahur karena mereka memiliki keterbatasan,kita sepakat, dan pihak PLN, dan mereka akan mengupayakan menghindari mati di saat berbuka dan sahur,” ungkap Kelmi lagi. 

Kelmi juga mengatakan, berterimakasih atas perhatian masyarakat luas dan diharapkan bisa menahan diri, serta tidak melakukan tindakan anarkis.(Riauin.com)