DURI (Riaulantang) – Warga RT 03 RW 03 Dusun Sialang Rimbun Desa Muara Basung, Sabtu pagi (11/11/17( sekira pukul 11.00 WIB di gegerkan dengan amuk gajah yang terjadi di daerahnya. Seorang ibu paroh baya yang tengah bekerja di kebun belakang rumah menjadi korban amuk kawanan gajah liar tersebut. Ibu yang ketakutan melihat kawanan gajah liar dikejar dan terjatuh hingga kemudian meninggal dunia  terinjak gajah liar itu.

Informasi yang dihimpun di lapangan, menyebut korban amuk gajah itu Tukiya  (50) bu rumah tangga yang warga jalan Padat Karya RT 03 RW 03 Dusun Sialang Rimbun Desa Muara Basung Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis Propinsi Riau.

Ketika itu korban  korban tengah mencuka karet  di kebun  belakang rumahnya. Diduga a korban terkejut melihat seekor gajah, lalu berlari kemudian terjatuh. Saat jatuh itulah diduga  korban diinjak hingga meninggal dunia

“Korban kami temukan dalam posisi tergeletak di kebun karet. Bagian dadanya remuk terinjak gajah itu,” jelas warga yang enggan disebut identitasnya.

Dijelaskannya, amuk gajah itu berlangsung saat anak anak korban  berada di rumah yang masih berada di area kebun karet itu. Hanya saja   jarak antara TKP, korban mencuka karet dengan rumah agak jauh hingga rumah tak menjadi sasaran amuk gajah.

Terkait amuk gajah itu,  Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Propinsi Riau, Mahfud, melalui Kasi BBKSDA wilayah II Riau, Heru, ketika dikonfirmasi membenarkan via selulernya membenarkan kejadian itu.

“Korban seorang ibu yang meninggal di injak gajah liar di wilayah Muara Basung Kecamatan Pinggir,” jelas Heru.

Dikatakannya, berdasarkan informasi dilapangan, gajah liar tersebut tersebut diperkirakan gajah jantan dengan usianya kurang lebih 10 tahun, “Atas nama BBKSD Riau, kamj turut berduka atas kejadian tersebut. Secepatnya  kita akan berkunjung ke rumah duka. Kita berharap kedepannya seluruh masyarakat yang ada bermukim di seputaran wilayah jalur gajah liar, k selalu berhati-hati, dan dapat memahami mana-mana saja jalur-jalur gajah liar yang ada, “pungkas Heru.(susi)