Maulana rekan korban yang selamat menangis di rumah duka

DURI (Riaulantang)- Kecelakaan maut di Jalan Stadion Gang Karet Kamis malam (10/01/19) sekira pukul 21.15 WIb kemaren sudah ditangani pihak kepolisian. Dua kendaraan bermotor yang terlibat laka sudah dievakuasi dan korban meninggal sudah di jemput pihak keluarga.

Kendati demikian, pihak kepolisian tak henti-hentinya menghimbau agar orang tua tak melepaskan anaknya membawa motor terutama yang masih dibawah umur.

“Korban meninggal dalam laka itu masih berstatus pelajar dan tercatat bersekolah di SMAN 9 Mandau. Rekannya yang bonceng juga pelajar yang sekolah di MAN 9 Mandau,” jelas Kasat Lantas Polres Bengkalis melalui Kanit Laka Iptu Edwi Sunandi yang dikonfirmasi Riaulantang.com, Jumat siang (10/01/19).

Dijelaskan Kanit, korban meninggal dalam laka itu adalah Hari Permana (15) pelajar kelas 1 SMAN 9 Mandau. Sementara dua korban lain Maulana (15) yang berboncengan dengan korban hanya Luka Ringan (RL) begitu juga Ahmad Mulia Hamdani (18) pengendara motor yang bertabrakan dengan korban juga mengalami Luka Ringan.

“Satu meninggal dan 2 luka ringan dalam laka itu,” ujarnya.

Dijelaskan Kanit, laka berawal ketika sepeda motor Suzuki Smash Tapol yang dikendarai Hari Permana berboncengan dengan Maulana Akbar datang dari arah Simpang Stadion menuju RSUD Mandau. Sesampainya di TKP, motor bergerak kekanan jalan dan mendahului mobil yang tidak diketahui identitasnya.

Disaat bersamaan datang satu unit sepeda motor Honda Beat BM 6531 WY yang dikendarai Ahmad Mulia warga Simpang Puncak dari arah berlawanan.
Karena jarak yang sangat dekat, tabrakan tak terhindarkan. Kedua pengendara terpental dan tergeletak di aspal. Malang satu pengendara yang sempat kritis menghembuskan nafas terakhir di RSUD Mandau.

“Akibat kecelakaan pengendara Suzuki Smash Meninggal Dunia dan penumpangnya mengalami Luka Ringan. Sementara pengendara Honda Beat mengalami luka ringan serta kedua kendaraan mengalami kerusakan,” pungkas Kanit. (susi)