DURI (Riaulantang)-  Kunci rumah kontrakan pada saat sholat Jumat berlangsung, sepasang kekasih W (18) dan A (23) digrebek warga,  di Jalan Tegal Sari, Gang Balam Kelurahan Air Jamban Kecamatan Mandau, Jumat siang (15/12/17). Keduanya digrebek oleh ibu RT yang curiga dengan tindak tanduk pasangan kekasih yang mengunci pintu kontrakan itu. Disaksikan pemuda setempat, keduanya tak berkutik dan tertunduk lesu di kontrakan itu.

Namun etika warga di Gang Balam ini patut diajungi jempol. Mereka tak mau main hakim sendiri. Pasangan muda yang terciduk ini dibiarkan duduk di ruang tamu, sembari menunggu pihak kepolisian tiba.

“Sudah lama saya curiga dengan tindak tanduk mereka. Si Ceweknya sering datang ke sini. Tadi itu pas siang dia datang lagi. Pas saya lihat, pintu  di kunci. Karena curiga, makanya kami grebek,” jelas Ibu RT yang enggan disebut namanya.

Senada pemuda setempat juga menyampaikan bahwa rumah kontrakan itu dihuni 4 pria dewasa. Saat kejadian ke empatnya tengah bekerja dan tinggal adik laki-lakinya yang didatangi si cewek.

“Saat digrebek keduanya tak mengaku. Si cewek bilang hanya bantu bersih-bersih rumah pacarnya,” jelas pemuda itu.

Agar kasusnya tak merempet kemana-mana, aparat kepolisian pun segera dihubungi. Tak menunggu lama, Bhabimkamtibmas Kelurahan Air Jamban, Brigadir Santos bersama 2 personil kepolisian tiba di TKP. Santos bergerak cepat. Mediasi antara warga dengan pasangan kekasih yang juga menghadirkan orang tua si cewek dilakukan.

Kinerja Bhabimkamtibmas ini menenangkan situasi patut diajungkan jempol. Pengarahan kepasangan kekasih yang digrebek itu panjang lebar disampaikannya. Sembari memgakomodir apa yang menjadi tuntutan warga dan pemuda. Akhirnya persoalan itu bisa diselesaikan secara kekeluarganya. Warga minta agar penghuni kontrakan bisa pindah secepatnya agar tak menimbulkan masalah lagi.(susi)