DURI (Riaulantang)- Kondisi miris SDN 26 Mandau yang bangunannya 32 tahun tak tersentuh proyek Pemkab Bengkalis mendapat perhatian serius Komisi 1V DPRD Bengkalis yang membidangi pendidikan. Hanya selang tiga hari setelah berita itu dicuatkan sejumlah media,Senin pagi (02/10/17) Komisi IV DPRD Bengkalis turun ke lokasi SD di Jalan Kampung Lalang Kelurahan Air Jamban itu.

Waki Ketua Komisi IV DPRD Bengkalis Nanang Haryanto dan anggota H Samsu Dalimunte mewakili komisi IV untuk melihat kondisi bangunan lapuk SD itu. Keduanya tak habis pikir melihat kondisi SD yang berada di tengah kota itu.

“Sangat ironis dengan kondisi kabupaten Bengkalis yang kaya ternyata masih ada SD seperti ini. Ini menjadi tanggung jawab kita semua agar tidak ada lagi bangunan SD yang memprihatinkan seperti ini,” jelas H Samda.

Senada Nanang juga menyampaikan bahwa komisi IV turin meninjau kondisi SD yang dikabarkan 32 tahun tak tersentuh bangunan Pemkab Bengkalis itu.

“Hari ini kita turun untuk melihat kondisi SD yang sejak tahun 1985 dibangun swadaya dan hingga saat ini tak pernah dapat bantuan fisik dari Pemkab Bengkalis. Dengan jumlah siswa 274, kami dari Komisi IV akan memperjuangkan tiga lokal bertingkat dan mushala pada tahun 2018 nanti. Kebetulan besok kita akan hearing dengan Disdik Bengkalis untuk membahas KUA PASS,” jelas Nanang.

Ditambahkan Samda, untuk kepentingan pendidikan dirinya siap membantu. Walaupun berasal dari Dapil Mandau desa tapi Samda menyakinkan agar anggaran pembangunan untuk SD yang berada di tengah kota itu bisa teralisasi pada tahun 2018 mendatang.

Sementara itu kunjungan komisi IV itu disambut Kepala Sekolah Hj Asmah, S.Pdi dan guru Rismulyati. Keduanya mengaku bersyukur dan bangga dikunjungi komisi IV yang membawa angin segar bagi peningkatan sarana dan prasarana sekolah itu.(susi)