DURI (Riaulantang)- Masih ingat kisah SDN 84 Mandau di Dusun Talang Pancah, RW 05 Jalan Tegar, Jalan Talang Pancah,  Desa Buluh Manis, Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis yang sempat disegel karena warga lingkungan menolak kepala sekolah Tardas Sitompul lantaran tak terima kasek bermasalah itu. Kini sang Kasek sudah hampir sebulan di tarik ke UPT Disdik Mandau. Namun bukannya diam, sang kasek tetap ngotot menjadi kasek lantaran mengantongi SK Disdik Bengkalis.

“Kita sudah dua kali melakukan mediasi, tapi warga tetap menolak. Bahkan  wali murid mengancam memindahkan anak – anak dari SDN 084 ke SDN lain bila Tardas S tetap menjadi kepala sekolah”, jelas Pengawas Pendidikan Dasar UPT Disdik Kecamatan Mandau, Zainal Abidin,  Senin (16/10/17).

Dikatakannya, mediasi pertama  September 2017 lalu dan mediasi kedua antara Tardas S dan warga desa khusus wali murid dan pemuka mayarakat sudah di gelar di sekolah pada Sabtu siang  (14/10) lalu. Tapi hasilnya sama warga menolak Tardas yang akan pensiun 2 tahun mendatang.

“Warga kami tetap tetap tolak Tardas S sebagai Kasek   SDN 084 Mandau”, jelas Ketua Komite SDN 84, Legimum yang juga Kades Buluh Manis.

Solusinya menurut Legimun,  tergantung Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis. Tapi  keputusan warga desa sudah bulat tetap menolak Tardas S.

Terkait persoalan ini,  Kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Mandau, Drs Nasrizal kepada sejumlah wartawan mengatakan agar persoalan ini dikonfirmasi langsung ke Plt Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis.

“Konfirmasi langsung saja ke PLT Disdik Bengkalis,” ujarnya.

Sementara itu ngototnya Tardas menimbulkan pertanyaan bagi wali murid dan warga Desa Buluh Manis, Kecamatan Bathin Solapan. Mereka menilai tak mungkin Tardas ngotot kalau tak ada apa-apanya.

“Perlu kita pertanyakan. Ada apa dengan ngototnya Kasek  yang bermasalah di SD 19 Tasik Serai dan diangkat disini. Jangan-jangan benar isu jual beli jabatan yang santer selama ini di bicarakan,” jelas warga yang enggan disebut identitasnya. (susi)