DURI (Riaulantang)- Calon legislatif (Caleg) DPRD Riau Dapil 2, Drs H Abdul Kadir, MP dari Partai Amanat Nasional (PAN) no urut 11 mengelar kampanye dialogis di kediamannya Jalan Hanglekir RT 4 RW 5 Desa Tambusai Batang Dui, Minggu siang (07/04/2019). Kampanye di kawasan padat pemukiman itu disambut antusias warga. Sekitar 500 warga hadir di kediaman tokoh pendidikan itu.

Kepada warga yang hadir, Abdul Kadir yang pada tahun 2014 lalu pernah mewakafkan 4 ha tanahnya untuk pembangunan SMAN 10 Mandau di desa Bumbung menyampaikan keinginan maju ke helat pileg untuk bisa berbuat lebih untuk masyarakat. Selama ini, dia hanya berdiam diri tak terlibat hiruk pikuk percaturan politik dinegerinya. Namun ternyata sikap diam itu tak bisa membuatnya berbuat lebih untuk masyarakat. Akhirnya dia memutuskan maju pileg DPRD Riau untuk bisa berbuat dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Saya wakafkan diri untuk masyarakat jika terpilih nanti,” ujar Abdul Kadir yang merupakan satu-satunya caleg PAN asal Mandau yang maju ke pileg DPRD Riau.

Lebih lanjut suami dari H Fahmaniar mantan Kepala Sekolah di Mandau ini menjelaskan ingin mengujudkan keseimbangan infrastruktur antar wilayah di Propinsi Riau, terutama Duri Kabupaten Bengkalis. Dia ingin melakukan perubahan dengan membawa sejumlah proyek infstruktur strategis ke Dapilnya, terutama Mandau.

“Inshaallah jika di beri amanah, saya akan perjuangkan pembangunan infrastruktur lebih banyak ke sini. Kapan perlu kita bangun SMA di sini karena domain SMA sekarang menjadi tanggung jawab propinsi,” ujar Abdul Kadir yang konsen ke dunia pendidikan ini.

Tak sekedar memaparkan visi misi, Abdul Kadir juga memberi pencerahan politik kepada warga. Pihaknya meminta agar warga tak tergiur politik uang karena itu nanti bisa membahayakan posisi pemberi dan penerimanya.

“Jangan terima duitnya. Bahaya nanti bisa kena denda dan pidana,” pesan caleg DPRD PAN Riau no 11 ini.

Terlihat hadir di kampanye dialogis ini sejumlah tokoh masyatakat, tokoh perempuan dan tokoh pendidikan, diantaranya Zainuddin mantan Kepala UPT Diknas Mandau. (bambang)