BENGKALIS (Riaulantang) – Bupati Bengkalis Amril Mukminin mengajak kepada seluruh masyarakat yang telah memiliki hak suara untuk menggunakan hak suaranya pada 17 April 2019 mendatang agar target presentasi Pemilih 77,5 persen dapat tercapai.

Hal tersebut disampaikan Bupati Bengkalis Amril Mukminin yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bengkalis, Hermanto Baran kala membuka Pemilu Run 2019/Jalan Santai Menyongsong Pemilu Serentak tahun 2019, yang ditaja Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkalis Minggu, 7 April 2019 di Lapangan Tugu Bengkalis.

“Kita semua harus peduli terhadap pentingnya Pemilu dan ikut berperan aktif dalam pelaksanaan Pemilu serentak tahun 2019, dengan cara mendorong teman, saudara, dan keluarga untuk datang ke TPS untuk memberikan suaranya sehingga dapat meningkatkan persentase pemilih hingga 77,5 persen,” Ucap Hermanto membacakan sambutan Bupati Amril Mukminin.

Akan menjadi warisan bangsa dan sorotan dunia Internasional karena untuk pertama kali Indonesia menggelar pemilihan serentak. Dimana tak hanya Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres), namun juga Pemilihan Legislatif (Pileg).Oleh karenanya semua pemangku kepentingan memiliki tugas dan tanggung jawab yang sama serta komitmen mensukseskan Pemilu Serentak tahun 2019 demi terwujudnya Pemilu yang Langsung, Umum, Bebas, dan Rahasia (Luber) Jujur dan Adil (Jurdil) Aman, Demokratis, Damai dan Bermartabat karena merupakan tonggak sejarah baru dalam penyelenggaraan pemilu sejak tahun 1955.

Namun Bupati Bengkalis juga mengharapkan tidak hanya dibebankan pada penyelenggara Pemilu dan aparat keamanan saja, semua kelompok juga diminta membangun komunikasi dengan baik, agar pemungutan suara Pemilu tahun 2019 yang merupakan pesta demokrasi ini dapat berjalan dengan lancar.

“Tidak hanya dibebankan pada penyelenggara Pemilu dan aparat keamanan saja, akan tetapi semua kelompok seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda,semua elemen bangsa harus difungsikan untuk membangun komunikasi dengan baik, agar stabilitas daerah akan terjamin, dan terhindar dari ancaman Pemilu radikalisme, terorisme dapat terdeteksi,” lanjutnya.

Kemudian Amril juga kemali mengingatkan untuk tetap menjaga kerukunan. Sehigga walaupun berbeda pilihan tidak adanya permusuhan dan membuat kebersamaan tergerus.

“Pilihan boleh berbeda, persatuan dan kesatuan bangsa harus tetap kita jaga. Jangan sampai dirusak oleh permusuhan dan perpecahan karena pemilu,” harapnya.(dwi)