BAGANSIAPIAPI (Riaulantang)- Kabupaten Rokan Hilir tak masuk dalam nominasi Piala Adipura. Padahal tahun 2008 lalu berhasil meraih Adipura pertama kalinya untuk kota kecil terbersih di Indonesia.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) rohil Suwandi S.Sos, Jumat (8/7/2017).

“Sekarang ini kan salah satu kriterianya Tempat Pembuangan Akhir. Nah kita belum layak untuk dinilai melihat kondisinya saat ini,” kata Suwandi.

Untuk itulah TPA diharapkan bisa dibangun 2018 mendatang, sehingga Rohil bisa kembali ikut dalam salah satu ajang bergengsi nasional tersebut.

Ditambahkan Suwandi, untuk pembangunan TPA sudah dianggarkan senilai Rp 55 milyar dan tahun ini jalan masuk dan Amdalnya menjadi kewajiban daerah. Adapuan lokasi yang disiapkan di Batu Sepuluh, Labuhan Tangga Besar dengan luas sekitra 10 hektare.

Baca Juga:  Dua petak Rumah di Bangko Rohil Hangus dilalap Sijago Merah

Pihaknya terus berupaya menggesa sehingga bisa terlaksana secepatnya. “DED sudah selesai disusun oleh konsultan. Amdal dan ajalan penghubung TPA tahun ini akan dilelang total panjang jalannya 6 Kilometer.” papar Suwandi.

Untuk jalan sudah dianggarkan tahun ini di Dinas Pekrjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Rokan Hilir. Pembangunan TPA dengan fasilitas lengkap ini dengan kontruksi jaring laba-laba.

“Pengelolaan Sampah, Sumur Lindi, Mesin Pencacah Sampah, Pengolahan Kompos serta juga pengolahan Biogas lengkap dengan alat berat serta pagar dan rumah jaganya dibanguan satu hamparan.” ujarnya.

Baca Juga:  Kasat Lantas Rohil Beri Nama Bayi Lahir Di Poslantas Simpang Poros

Untuk TPA Rohil saat ini memang kondisinya sudah tak layak. Selain sudah penuh juga lokasinya yang rawan genangan air dan sampahnya sudah menumpuk bagaikan gunung. Apalagi dilokasi ini tidak ada pengelolahan sampah sehingga sampah-sampah yang masuk menumpuk dan tidak diolah.

“Mudah-mudahan dengan di bangunnya TPA yang lebih layak dan modern akan dapat menampung tenaga kerja sesuai visi dan misi pak Bupati dan Wakil Bupati.” Harapnya.(Jon)