Isan bocah pemanjat tower saat turun dari BTS Jalan Pertanian Duri

DURI (Riaulantang)- Isan bocah 11 tahun yang menghebohkan warga Duri karena sudah 6 kali memanjat tower akhirnya mendapat perhatian pihak terkait. Setelah Isan diturunkan dari tower BTS di Jalan Pertanian Duri, Senin pagi (23/07/18) dan dibawa ke kantor Camat Mandau, Isan langsung mendapat perhatian.

Anggota DPRD Bengkalis, Nanang Haryanto yang kebetulan berada di kantor Camat Mandau tersentuh melihat kondisi bocah yang menderita autis ini. Nanang pun segera menghubungi pihak terkait untuk membantu penanganan bocah bertelanjang dada yang terlihat santai bermain ayunan di TK Pertiwi kantor Camat Mandau.

Plt Kadis Sosial Bengkalis segera dihubungi Nanang untuk membantu pengobatan bocah yang ibunya hanya berjualan kecil-kecilan di Pasar Duri. Nanang berharap bocah ini segera tertangani hingga kebiasaan memanjat tower yang membahayakan dirinya tak terjadi lagi.

“Kita minta Dinsos bisa memberikan penanganan khusus kepada anak ini, agar dia bisa sembuh dan normal seperti anak lain. Jika kebiasaan ini terus dilakukan kita khawatir keselamatan jiwanya terancam. Makanya perhatian pemerintah sangat diharapkan untuk membantu biaya perawatan dan pendampingan bagi pengobatannya,” jelas Nanang.

Tak hanya cukup berkomunikasi dengan PLt Kadis Sosial, Nanang juga berkomunikasi dengan Kepala UPT Dinas Sosial Mandau untuk memastikan perawatan bocah ini. Jika memang anak ini menderita autis dan tak mungkin di rujuk ke RSJ, Nanang berharap anak tersebut bisa mendapat terapi autis yang ada di Duri.

“Kita berharap Dinsos serius menangani anak ini. Jika memang bisa ditangani di terapi autis bantu perawatannya,” ujar Nanang.

Harapan Nanang yang disampaikan ke Dinsos ini agaknya bersambut. Dinsos disebut tengah membantu mengupayakan BPJS bagi Isan yang berasal dari keluarga tak mampu ini.

“Informasi dari Dinsos tadi, BPJS nya sudah di uruskan. Tinggal penanganan terapi autisnya,” jelas Nanang. (bambang)