DURI (Riaulantang)- Diduga hilang kendali, 1 unit mobil fuso BM 8241 VN mundur di pendakian Jalan Lintas Duri-Pekanbaru, Pasar Pinggir, Rabu (18/07/18) sekira pukul 09.30 WIB. Akibatnya 4 unit rumah hancur dihantam truk bermuatan CPO itu.

Informasi di lapangan, empat rumah yang dihantam truk tangi itu, diantaranya 1 unit kedai variasi milik Radit, rumah Sucipto, kedai harian UUn dan terakhir menghantam rumah Mariman yang berdinding tembok hingga menghentikan laju truk itu.

Uun pemilik kedai yang pagi itu tengah duduk di depan kedai kepada Riaulantang.com menjelaskan sangat terkejut melihat truk tangki itu mundur di pendakian dan mengarah ke kedainya. Uun menyerit ketakutan tapi truk terus mundur dan menghantan habis warung variasi, rumah sucipto bagian belakang warungnya dan terhenti di rumah ruko lantai 2.

“Saya lihat betul truknya mundur. Saya jerit suruh semua keluar rumah. Tak tahu lagi apa yang dibuat,” ujarnya terengah-engah.
Dikatakannya, warung varuasi yang semuanya roboh dibawah kolong truk kebetulan dalam kondisi kosong karena belum dibuka pemiliknya. Begitu juga rumah Sucipto yang ditinggal kosong ke ladang, sementara dia kebetulan berada di depan warung.

“Biasanya pagi-pagi saya memasak di belakang. Ini pas lagi di luar. Kalau pas di belakang tadi tak tahulah apa yang terjadi,” ujarnya.
Uun mengkhawatirkan tetangganya yang punya anak bayi. Makanya dia menyerit minta mereka keluar. Tak berapa lama, nenek si bayi Wati keluar membopong bayi dan cucu laki-lakinya. Nenek Wati terlihat shock dan mengaku terpaksa lewat belakang untuk menyelamatkan 2 cucunya.

“Kami lewat belakang untuk bisa keluar rumah,” jelas Wati yang tenangkan oleh tetangganya.

Sementara itu, sopir truk sempat dipukul warga namun kemudian di lerai oleh pemilik rumah. Selang beberapa saat personil lantas Polres Bengkalis di Duri tiba di TKP mengumpulkan data dan meminta keterangan saksi. (susi)