CIMAHI (Riaulantang) – Bupati Bengkalis Amril Mukminin menghadiri Gerakan Bersama Menuju Eliminasi TBC 2030, di Cimahi Techno Park, Kota Cimahi, Jawa Barat, Rabu (29/1/2020).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo.
Usai menghadiri kegiatan tersebut, Bupati Bengkalis mengemukakan pentingnya pencegahan TBC di Indonesia khususnya di Bengkalis. Pada tahun 2018, Daerah yang berjuluk Negeri Junjungan tersebut memiliki target kesembuhan TBC 405, dengan capaian pasien yang sembuh 262 pasien. Artinya tingkat kesembuhan pasien penderita TBC di Bengkalis sebesar 64,7 persen.
“Saat ini, Indonesia menempati posisi ketiga terbanyak penderita TBC setelah India dan Tiongkok, untuk itu kita patut mencegah penyakit ini, dengan menerapkan sistem TOSS TBC, (Temukan TBC, obati sampai sembuh),” ujar Amril Mukminin.
Selanjutnya, Kepala Daerah Bengkalis mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Bengkalis untuk terus rutin melakukan pengecekan kesehatan.
“Apalagi TBC ini merupakan penyakit menular, untuk itu pengecekan kesehatan menjadi hal terpenting, apabila dia terdampak TBC bisa segera diatasi dengan cepat,” ungkapnya.
Kepala Daerah Bengkalis juga mengatakan, masalah TBC bukan merupakan urusan para dokter dan organisasi di bidang kesehatan saja, tetapi merupakan urusan bersama.
Ikut mendampingi Bupati Bengkalis dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan dr. Ersan Saputra, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Hadi Prasetyo, Direktur Umum RSUD Mandau drg. Sri Sadono Mulyanto, serta Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Bengkalis Alfakhrurrazy dan lainnya. (rls)





























