DURI (Riaulantang) – Gubri H Syamsuar diwakili Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Riau H Ahmad Syah Harrofie menghadiri pembukaan MTQ ke-44 tingkat Kabupaten Bengkalis 2019 di Duri, Kecamatan Mandau, Jumat (20/09/19). Dalam helat akbar keagaamaan itu Ahmad Syah Harrofie memuji pelaksanaan MTQ di Duri itu. Menurutnya pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten itu tak ubahnya pelaksanaan MTQ tingkat propinsi.

“Tadi kami bisik-bisik dengan Kanwil Kemenag Riau, MTQ Kabupaten Bengkalis di Duri ini serasa bukan lagi MTQ tingkat kabupaten, tapi sudah selevel MTQ tingkat Provinsi. Mudah-mudahan dengan bimbingan Allah SWT, MTQ ke-44 ini dapat berjalan dengan baik”, harapnya.

Dikatakannya tekad dan azam Camat Mandau, Riki Rihardi selaku tuan rumah patut didukung karena itu bagian motivasi untuk menyajikan pelaksanaan MTQ yang terbaik.

“Mudah-mudahan apa yang menjadi komitmen dan spirit panitia “biar tekor asal kesohor” menjadikan azam MTQ yang bermarwah dan meriah. Mudah-mudahan terlaksana dengan baik,”ujarnya.

Ahmad Syah Harrofie pun memaparkan bahwa sejak tahun 2016 sudah canangkan dan dikumandangkan, Riau dan kabupaten/kota tidak lagi mengenal qori/qoriah impor dari provinsi lain.

Sejak 2016 kita sudah cuci piring. Kalau selama ini ada keinginan untuk meraih juara umum harus mendatangkan qoriqoriah dari luar, kini sudah selamat tinggal, tidak ada lagi”, tegasnya.

Kini, ujarnya mendapatkan anak-anak watan, putra-putri tempatan untuk membawa nama baik di ajang kabupaten, ajang provinsi bahkan hingga ajang nasional sudah tak susah lagi.

Alhamdulilah di 2019 ini, sudah ada dua orang anak watan kita dari Kabupaten Bengkalis yang berhasil mengharumkan nama Riau dan tersohor, baik di tingkat nasional sampai internasional. Yakni, Aniisa dan Humaira”, jelasnya. (susi)