DURI (Riaulantang)- Camat Bathin Solapan Iskandar melalui Kasi Pemerintah H Amiruddin memberikan himbauan agar 13 kades di kecamatan Bathin Solapan tidak main copot perangkat desa pasca pelantikkan kades beberapa waktu lalu. Himbauan ini disampaikan terkait adanya copot mencopot perangkat desa di salah satu desa di Batin Solapan selang beberapa hari kades terpilih di lantik bupati Bengkalis.

“Kami menghimbau agar 13 kades yang baru dilantik di Bathin Solapan tidak gampang mencopot atau mengganti perangkat desa yang resmi di desa masing-masing. Jika ini dilakukan tanpa koordinasi dengan kecamatan maka itu termasuk pelanggaran. Karena sesuai dengan perbup no 10 dan 11 tahun 2017, itu harus koordinasi dengan Kecamatan,” ujar H Amiruddin, Rabu (13/09/17).

Dijelaskan H Amiruddin, sesuai perbup itu ada ketentuan dalam memberhentikan dan mengangkat aparat desa. Pihak desa terlebih dahulu mengajukan pengangkatan dan pemberhentikan perangkat desa dan tidak semaunya.

“Jangan gegabah memberhentikan perangkat desa. Ajukan dulu ke Kecamatan. Jika yang bersangkutan punya kesalahan lakukan pembinaan dan tidak seenaknya main berhentikan langsung,” tegasnya.

Tidak hanya copot mencopot yang menjadi sorotan H Amiruddin masalah rekrut perangkat desa dari luar Bengkalis juga menjadi sorotannya. Menurutnya tidak ada alasan kades mengambil perangkat desa dari luar desa atau dari luar Bengkalis.

“Jika ada kades yang memasukkan perangkat desa dari luar Bengkalis karena alasan keluarga, kita akan ambil tegas. Jangan mentang-mentang menjabat anak kemenakan dibawa ke sini. Kalaulah ada yang seperti ini kita akan tindak tegas. Tak peduli siapa yang dibelakangnya,” pungkas H Amiruddin. (susi).