BENGKALIS (Riaulantang) – Entah mimpi apa Rini warga Desa Pematang Duku, Kecamatan Bengkalis, pada Senin malam itu kemarin. Pasalnya, hanya mengeluarkan uang sebesar Rp98.900 ribu, Selasa kemarin 12 Desember 2017 ibu rumah tangga ini bisa mendapatkan satu unit kulkas.

Cerita rezeki durian runtuh ini, bertepatan dengan penarikan undian berhadiah kepada wajib Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB P2) untuk wilayah Kecamatan Bengkalis di Sungai Bengkel Bengkalis.

Pencabutan undian dilakukan langsung oleh Bupati Bengkalis Amril Mukminin, disaksikan Pelaksana Tugas Kepala Badan Pendapatan Daerah Imam Hakim. Begitu kertas undian dicabut, Amril Mukminin langsung mengeja nama yang tertera, yakni Rini warga Desa Pematang Duku.

Mantan Kepala Desa Muara Basung ini, juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Rini yang setia dan taat membayar PBB P2, apalagi yang dibayar tak sampai Rp100 ribu, namun mendapatkan hadiah yang lebih besar.

Tentunya, kata Amril, hadiah undian bukan menjadi alasan untuk membayar PBB P2, melainkan sebuah kepedulian sebagai warga negara.

Semenara itu, penarikan undian, bentuk apresiasi kepada para wajib pajak di Kabupaten Bengkalis yang telah taat menjadi orang bijak dalam membayar pajak, Sesuai Undang-Undang nomor 28 tahun 2009 tentang Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah dan Peraturan Daerah nomor 02 tahun 2013 tentang PBB P2.

Seperti diketahui, dalam APBD 2017 ditargetkan penerimaan dari PBB P2 sebesar Rp8 milyar, lebih besar dari tahun 2016 yang hanya ditargetkan Rp7,3 milyar.

Realisasi penerimaan PBB P2 tahun 2017 masih belum mencapai target yang diharapkan di setiap kecamatan, khususnya sektor P2. Sebagai gambaran penerimaan PBB-P2 akhir bulan  November  tahun 2017 sebesar 141,418 lembar sppt, dan yang terealisasi sebesar 45.718 lembar sppt kemudian tersisa 95.700 lembar sppt.

Terkait dengan itu, Amril Mukminin mengatakan pemasukan penerimaan PBB khususnya sektor P2 pada setiap kecamatan merupakan tanggung jawab bersama. Untuk itu diminta seluruh aparatur diminta untuk saling berkerjasama, baik itu dengan ketua RW dan RT setempat dalam wilayah kecamatan yang bersangkutan.

“Kami menghimbau kepada lurah dan kepala desa se-Kabupaten Bengkalis dan petugas pemungut PBB (kolektor), agar dapat mengintensifkan penerimaan PBB,” ujarnya.(rls)