DURI (Riaulantang)- Saling berbagi di bulan yang penuh berkah, keluarga besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Bengkalis mengelar kegiatan buka bersama dengan anak yatim, Sabtu (18/05/19). Kegiatan yang dipusatkan di ruang pertemuan lantai II RS Permata Hati Duri ini berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Puluhan dokter yang saat ini mengabdi dinegeri junjungan duduk lesehan dengan puluhan anak yatim yang sengaja di hadirkan.

Mengawali dengan pembacaan ayat suci alquran, hajatan IDI Bengkalis ini pun di mulai. Ketua IDI Bengkalis, dr Rinaldi di wakili dr Benny Andica Sp.PD menyampaikan buka bersama ini merupakan agenda rutin tahunan IDI yang menghadirkan seluruh kekuarga besar.

Ada sekitar 50 anggota IDI beserta keluarga besar yang hadir di kesempatan itu lengkap dengan suami/istri dan anak masing-masing.

“Alhamdulillah untuk tahun ini kita kembali bisa berbagi dengan para anak yatim. Ada 34 anak yatim yang kita hadirkan untuk menerima bantuan hari ini. Mereka yang hadir ini juga mendapat bingkisan dari istri IDI ujarnya.

Disampaikan Benni, selain 34 anak yatim yang dihadirkan untuk menerima santunan, masih ada anak yatim lain yang juga menerima santunan dari IDI Bengkalis. Ada 200 paket santunan senilai Rp 30 juta yang disiapkan IDI untuk berbagi dengan anak yatim ini dengan nilai paket Rp 150 ribu.

” 80 paket untuk anak yatim di rumah yatim Ibbadurrahman. Sisanya untuk anak yatim dipantu asuhan,” jelasnya lagi.

Selain kegiatan tahunan buka bersama, dr Benni juga menyampaikan kegiatan IDI Bengkalis yang akan dilaksanakan sebulan kedepan. Diantaranya pertemuan ilmiah berkala utk ketiga kali pada
1 september 2019 ini. Setelah itu juga akan adalak Latihan Dasar Keorganisasian dan bakti sosial di daerah Rupat.

“Mudah-mudahan kegiatan di bulan penuh berkah ini amal ibadah kita makin meningkat hingga kita menjadi insan yang bertaqwa,” ujar dr Benni.

Terlihat hadir di kegiatan itu penasehat IDI, dr Fidel Datuk Majo Basa, dr Erry Franto, dr Syafni, dr Dodi, dr Efriyanti dan sejumlah dokter lainnya.

“Alhamdulillah kegiatan ini berjalan tiap tahun dan disambut antusias. Mudah-mudahan makij banyak masyarakat yang terbantu dengan kegiatan sosial ini,” pungkas dr Fidel. (susi)