tersangka Curanmor yang diamankan warga Sebanga Duri

DURI (Riaulantang)- Warga Sebanga Duri tepatnya di belakang RM Megaria, Senin sore (14/01/19) sekira pukul 16.30 WIB dihebohkan dengan tertangkapnya seorang pemuda yang diduga hendak mencuri motor yang tengah parkir di kawasan padat pemukiman itu.

Teriakan maling yang menghentikan aksi pemuda yang tengah membawa motor jenis Honda Revo warna hitam Nopol BM 2329 EU sontak mengundang kemarahan warga. Penghakiman pun di mulai. Pemuda yang kakinya di penuhi tato itu pun babak belur dihajar massa.

Kendati babak belur dihajar masa, namun aksi massa masih terkendali. Salah seorang tokoh masyarakat setempat, Idris yang juga pensiunan polisi bisa meredam aksi itu. Maling yang sudah bonyok itu diamankan dan di bawa keluar dari gang sempit di kawasan pemukiman tersebut.

Dibawanya maling yang memakai celana pendek dengan kaki dan tangan terikat tali plastik ini terus menjadi tontonan warga. Warga geram dengan aksi nekat maling yang mencuri motor warga yang tengah parkir dibelakang rumah Pak Ben pemilik motor.

“Untung ada yang menyelamatkannya, kalau tidak mati dia ni. Semua menendang dan memukul dia,” jelas seorang ibu.

Ditambahkan warga lain, maling itu kedapatan tangan tengah mendorong motor Pak Ben yang parkir di belakang rumah.

“Motornya diparkir dibelakang rumah. Saat pak Ben kebelakang, nampak maling sudah mau bawa lari motornya. Pak Ben teriak maling,” jelas Reffy warga lain.

Saat digeledah, tambah Reffy ternyata maling itu membawa tas pinggang kecil bewarna hitam.

“Kabarnya didapat juga dalam tas kecilnya satu paket sabu dan kunci T,” tambah Reffy sembari menyebut maling itu diketahui warga Jalan Nusantara 2 Duri.

Sementara itu untuk
menghindari amuk massa yang bisa tak terkontrol, tokoh masyarakat Idris segera menghubungi pihak piket Polsek Mandau. Idris yang lama bertugas di Polsek ini minta agar personil Polsek Mandau segera mengamankan maling dan membawanya ke Polsek. Selang beberapa saat personil Polsek Mandau pun tiba di TKP dan mengamankan maling itu.

Belum diperoleh konfirmasi resmi dari pihak kepolisian. (susi)