DURI (Riaulantang)- Terkait gerbang masuk SMPN 8 Mandau di Jalan Tribrata Kelurahan Babussalam yang disegel, Senin pagi (18/09/17), Tengku Johan selaku pemilik tanah mengaku bertanggung jawab dengan penutupan itu. Menurutnya tindakan itu dilakukan karena jalan masuk ke sekolah itu merupakan hak milik yang dipinjam pakaikan sewaktu masa jabatan kepala sekolah, Tengku Naima.

“Ini bukan jalan milik pemerintah. Ini jalan milik saya pribadi. Ada bukti kepemilikannya. Sertifikat hak milik” jelas Tengku Johan kepada Riaulantang.com.

Dijelaskannya, jalan masuk menuju SMPN 7 Mandau dengan ukuran 80 m x 4  meter itu dulu dipinjam pakaikan karena memandang jasa baik kepala sekolah Tengku Naima. Namun begitu Tengku Naima di non job kan dan diganti dengan Kasek Rosmawati pindahan dari SMPN 4 Mandau, pihaknya langsung mengambil sikap.

“Saya mau tanah ini dipakai karena ada buk Tengku Naima. Sekarang karena beliau tak ada di sini lagi, tanah ini saya ambil. Saya tak mau diganti rugi,” tegasnya.

Dikatakan Tengku Johan, tidak hanya jalan menuju sekolah ini yang direlakan untuk akses masuk, areal sekolah seluas 1.400 meter juga di hibahkannya.

“Saya tak mau diganti rugi. Harapan saya hanya agar buk Tengku tetap disini,” ujar Johan yang tinggal dan bermukim tak jauh dari sekolah itu.(susi)