DURI (Riaulantang) – Indikasi adanya pemotongan honor anggota KPPS di Kecamatan Bathin Solapan pada Pilpres 17 April 2019 yang lalu berbuntut panjang. Saat ini 17 orang penyelenggara tengah dimintai keterangan oleh penyidik Polres Bengkalis.

Kapolres Bengkalis AKBP Yusuf Rahmanto saat dikonfirmasi Riaulantang.com, Senin (27/05/2019) membenarkan tengah dilakukan penyelidikan terkait permasalahan tersebut.

“Masih berjalan, intinya kita menerima adanya pengaduan dan saat ini sedang dilakukan serangkaian kegiatan penyelidikan,”jelas Kapolres.

Dikatakannya, ada sejumlah orang sudah dimintai keterangan oleh penyidik Polres Bengkalis.
“Sudah 17 Orang yang kita mintai keterangan,”pungkasnya.

Terkait persoalan ini, Ketua PPK Kecamatan Bathin Solapan, Patriadi saat dikonfirmasi mengatakan kalau pihaknya turut diminta klarifikasi.

“Kalau dari PPK Ketua dan Sekretariat diminta Klarifikasi. Untuk PPS dan KPPS ada juga, tapi saya tidak tau siapa saja orangnya,”ungkapnya.

Mengenai pendistribusian anggaran Patriadi tak mau berkomentar banyak. Pihaknya menyarankan langsung ke bagian sekretariat agar informasinya lebih jelas dan akurat.

“Lebih jelasnya untuk SPJ dan distribusi anggaran untuk KPPS bisa konfirmasi ke Sekretariat saudara Riko “tuturnya.

Sekretariat PPK Mandau, Zamariko Dakanahay saat dikonfirmasi via seluler dan SMS belum memberikan keterangan. (bambang)