Teluk kuantan (RiauLantang) – Jajaran Polsek Kuantan Hilir kabupaten Kuantan Singingi selalu konsisten dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan khususnya diwilayah hukum polsek Kuantan Hilir. Salah satu cara yang dilakukan dengan meningkatkan sosialisasikan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kantor desa Simpang Pulau Beralo kecamatan Kuantan Hilir, Kamis (31/12/2020).
Hadir dalam sosialisasi tersebut kepala desa Simpang Pulau Beralo Hasnan Yatin, Kapolsek Kuantan Hilir AKP Tapip Usman, Babinsa kuantan hilir, perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat dan masyarakat.
Kapolres Kuansing Akbp Hengky Poerwanto,sik melalui Kapolsek AKP Tapip Usman,SH. menyampaikan untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran baik lingkungan maupun Karhutla, perlu dilakukan sosialisasi tentang bahaya kebakaran baik kebakaran lingkungan maupun kebakaran hutan lahan.
Kapolsek juga menjelaskan maksud dan tujuan dari kegiatan sosialisasi tersebut sekaligus juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan demi menghindari bahaya kebakaran.
“Mari kita secara bersama sama menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran lahan secara liar, agar tidak menimbulkan berbagai dampak buruk bagi lingkungan terutama bagi masyarakat sekitar,” kata Kapolsek
Kapolsek juga minta agar warga tidak membakar sampah secara sembarangan guna menghindari terjadinya kebakaran lingkungan. Bagi warga yang mengetahui dan melihat adanya titik api dihutan maupun lahan supaya segera menghubungi pihak kepolisian guna dilakukan antisipasi secara bersama supaya tidak sampai menimbulkan terjadinya karhutla.
“Dengan adanya sosialisasi tersebut kami mengharapkan masyarakat sadar akan bahaya kebakaran serta warga sadar bahwa membakar hutan maupun lahan ada hukum sanksi pidananya. Kami harap warga dapat berhati hati dan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan,” tutur AKP Tapip Usman.
Kapolsek juga mengajak jaga kelestarian hutan dan lahan untuk generasi selanjutnya.
tutup Kapolsek yang begitu
Senada kepala desa Simpang Pulau Beralo Hasnan Yatin juga mengugah kesadaran warga akan bahaya melakukan pembakaran. “Alhamdulillah desa telah menyediakan alat pemadam kebakar walaupun cuma seadanya, ” tambah kepala desa. (Zul)






























