• Latest
  • Trending
  • All

Menelisik Politik Uang di Pilkada, Parah Mana Sistem Langsung Atau DPRD?

December 13, 2019
Meramu Bahan Kimia Surfaktan untuk Rokan

Meramu Bahan Kimia Surfaktan untuk Rokan

January 12, 2026
PHR Dorong Kemandirian Ekonomi Kelompok Disabilitas Lewat Pelatihan Laundry Sepatu

PHR Dorong Kemandirian Ekonomi Kelompok Disabilitas Lewat Pelatihan Laundry Sepatu

December 31, 2025
Pemkab Bengkalis, JMSI Bengkalis dan NXR Duri, Berkolaborasi Buka Open Donasi untuk Korban Bencana Sumatera Barat

Pemkab Bengkalis, JMSI Bengkalis dan NXR Duri, Berkolaborasi Buka Open Donasi untuk Korban Bencana Sumatera Barat

December 1, 2025
PGRI Bukit Batu Rayakan HUT ke-80 dan Hari Guru Nasional

PGRI Bukit Batu Rayakan HUT ke-80 dan Hari Guru Nasional

November 27, 2025
Rahmad naik Kelas ke Tingkat Provinsi, Septian Nugraha Ketua Terpilih DPC PDI Perjuangan, 2025 – 2030.

Rahmad naik Kelas ke Tingkat Provinsi, Septian Nugraha Ketua Terpilih DPC PDI Perjuangan, 2025 – 2030.

November 24, 2025
Pemkab Bengkalis Terima Audiensi LPP RRI Pekanbaru

Pemkab Bengkalis Terima Audiensi LPP RRI Pekanbaru

November 12, 2025
Angkat Tema Anti Perundungan dan Pergaulan Bebas, 450 Siswa-siswi SMA 1 Bukit Batu, Ikuti Sosialisasi dan Edukasi Komnas PA Bengkalis 

Angkat Tema Anti Perundungan dan Pergaulan Bebas, 450 Siswa-siswi SMA 1 Bukit Batu, Ikuti Sosialisasi dan Edukasi Komnas PA Bengkalis 

October 31, 2025
Dunny Duvira Terpilih Aklamasi Ketua PGRI Bukit Batu Periode 2025–2030

Dunny Duvira Terpilih Aklamasi Ketua PGRI Bukit Batu Periode 2025–2030

September 16, 2025
70 Peserta MTQ dan 1.300 Orang Peserta Pawai Asal Bengkalis Akan Meriahkan MTQ ke-43 Provinsi Riau di Negeri Junjungan

70 Peserta MTQ dan 1.300 Orang Peserta Pawai Asal Bengkalis Akan Meriahkan MTQ ke-43 Provinsi Riau di Negeri Junjungan

September 11, 2025
Mandau Wakili Kabupaten Bengkalis Penilaian Evaluasi Kinerja Kecamatan Tingkat Provinsi Riau 2025

Mandau Wakili Kabupaten Bengkalis Penilaian Evaluasi Kinerja Kecamatan Tingkat Provinsi Riau 2025

September 2, 2025
Bupati Kasmarni Tinjau Hutan Talang dan Rencana Pengalihan Arus Kendaraan, Siapkan Fasilitas Olahraga dan Lalin Tertib di Duri

Bupati Kasmarni Tinjau Hutan Talang dan Rencana Pengalihan Arus Kendaraan, Siapkan Fasilitas Olahraga dan Lalin Tertib di Duri

September 1, 2025
Bupati Bengkalis Tinjau Terminal AKAP, Bakal Disulap Jadi Politeknik Negeri Bengkalis Cabang Duri

Bupati Bengkalis Tinjau Terminal AKAP, Bakal Disulap Jadi Politeknik Negeri Bengkalis Cabang Duri

September 1, 2025
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Thursday, January 15, 2026
-18 °c
Riau Lantang
  • Lantang Duri
  • Lantang Bengkalis
  • Lantang Rohil
  • Lantang Kepri
  • Lantang Riau
  • Advetorial
  • Gallery Photo
No Result
View All Result
Riau Lantang
No Result
View All Result
Home Nasional

Menelisik Politik Uang di Pilkada, Parah Mana Sistem Langsung Atau DPRD?

December 13, 2019
in Nasional
Share di Facebook AndaBagikan ke Teman WhatsappBagikan ke Teman LineBagikan ke Teman Telegram

JAKARTA-Wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung dievaluasi dan dikembalikan ke DPRD, kembali ramai dibincangkan. Wacana itu muncul setelah Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengusulkan pelaksanaan Pilkada Langsung dievaluasi.

Tito menilai, pilkada langsung tidak memiliki dampak baik dan memunculkan masalah baru. Karena itu, ia mencetuskan usul membuat sistem pilkada asimetris. Jika sistem itu diterapkan, maka ada dua pemilihan kepala daerah yang akan dipakai. Sistem secara langsung akan digunakan untuk daerah dengan tingkat kedewasaan demokrasi tinggi.

TerkiniLainnya

Bupati Bengkalis Kasmarni Raih BAZNAS Award 2025 untuk Kedua Kalinya, Bukti Komitmen Pengelolaan Zakat di Daerah

Hendry Ch Bangun Daftar Ketua PWI, Kantongi Dukungan 23 Provinsi Jelang Kongres Persatuan PWI

Artinya, daerah potensi praktik jual beli suara rendah. Misal di perkotaan. Sementara, pemilihan tak langsung atau lewat DPRD, menurut Tito, bisa diterapkan di daerah yang tingkat kedewasaan demokrasinya rendah.

ADVERTISEMENT

Artinya, daerah di mana kepala daerah terpilih karena memberikan uang atau barang kepada pemilih. Hal ini demi menghindari politik uang atau pilkada berbiaya besar. Namun, usulan Tito itu menuai polemik, terutama soal Pilkada dikembalikan ke DPRD. Bahkan, Menko Polhukam Mahfud Md juga tak setuju jika Pilkada dikembalikan ke DPRD.

Mahfud MD: Kalau lewat DPRD Politik Uangnya Borongan

Menko Polhukam, Mahfud MD bercerita soal politik uang yang berpotensi terjadi bila dilangsungkannya Pilkada tidak langsung alias lewat DPRD. Menurutnya, akan terjadi politik uang yang masif dengan cara borongan.

“Kalau lewat DPRD (memilihnya), politik uangnya itu borongan, lewat agen-agen. Di zaman orde baru dipilih DPRD, ternyata ini dianggap tidak baik, dominasinya luar biasa, politik uang di mana-mana orang di DPRD itu dibayar,” kata Mahfud.

Ada ‘teror’ DPRD kepada Kepala Daerah

Tak hanya soal politik uang, Menko Polhukam, Mahfud MD juga menjelaskan bahwa sistem tidak langsung juga mendorong aksi ‘teror’ DPRD kepada kepala daerah, seperti mengatakan laporan akan ditolak, LPJ akan ditolak, akan dilengserkan dan sebagainya. “Korbannya dulu ada di Riau ada. Diteror lalu dilengserkan,” ujar Mahfud menceritakan.

Mendagri Ungkit Mahalnya Ongkos Maju Pilkada

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkit mahalnya ongkos Pilkada secara langsung di hadapan anggota DPD RI dalam rapat bersama di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/11/2019). Dari perhitungannya, untuk mencalonkan diri sebagai Bupati, seseorang bisa mengeluarkan kocek Rp30 miliar. Angkanya bisa semakin tinggi mulai dari bupati hingga gubernur.

Tito menantang bertemu kepala daerah yang tidak mengeluarkan uang sepeserpun agar terpilih. “Ya kalau ada yang menyatakan ga bayar nol persen, saya pengen ketemu orangnya,” kata Tito di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/11/2019).

Pernyataan tersebut berkaitan dengan evaluasi Pilkada langsung. Menurut Tito sistem pemilihan kepala daerah saat ini membuka peluang kepala daerah untuk korupsi. Sebab, biaya untuk pencalonan sebagai kepala daerah sangat mahal.

Di sisi lain, gaji kepala daerah selama lima tahun tidak menutup ongkos politik yang dikeluarkan selama Pilkada. Tito bakal memberi hormat jika ada kepala daerah yang bersedia rugi atas nama pengabdian kepada masyarakat.

Mendagri Sebut Pilkada Tak Langsung Hindari Money Politics

Tito Karnavian menjelaskan jika pemilihan tak langsung diterapkan di daerah yang tingkat kedewasaan demokrasinya rendah. Artinya, daerah di mana kepala daerah terpilih karena memberikan uang atau barang kepada pemilih.

Menurutnya, pilkada lewat DPRD ini demi menghindari money politics, atau pilkada berbiaya besar.

“Sehingga alternatifnya asimetris mungkin yaitu di daerah yang indeks democratic maturity tinggi ini Pilkada langsung yang rendah maka ini mekanisme lain apakah melalui DPD, DPRD seperti dulu. Tapi bagaimana reduce damage juga kalau problem di DPRD bagaimana dengan independen tadi mereka bisa terakomodir solusinya seperti apa?” jelas Tito di Kompleks Parlemen, Senin (18/11/2019) lalu.

Mendagri Bantah Ingin Kembalikan Pilkada ke DPRD

Belakangan Tito Karnavian menegaskan dirinya tidak pernah meminta pilkada langsung dikembalikan ke mekanisme DPRD. Dia mengaku hanya ingin mengevaluasi pelaksanaan pilkada langsung.

“Saya tidak pernah sekalipun mengatakan bahwa evaluasi akan kembali kepada pilkada DPRD. Tidak pernah sekalipun saya mengatakan tidak setuju pilkada langsung. Tapi yang ditulis macam-macam,” katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Dia menilai, pelaksanaan pilkada langsung memang perlu dievaluasi. Sebab banyak dampak negatif mulai dari potensi konflik hingga biaya politik yang tinggi.

“Tapi dalam perjalanan, saya sampaikan, tidak menutup mata ada ekses juga yang berdampak negatif. Salah satunya potensi konflik. Saya pernah Kapolda di Papua dua tahun, Kapolda Metro juga. Pernah lihat bagaimana peta potensi konflik terjadi, iya. Masa kita katakan tidak ada?” ungkapnya.

Mantan Kapolri ini menuturkan evaluasi sebaiknya tidak dilakukan oleh pemerintah agar objektif. Dia mengusulkan, sebaiknya evaluasi dilakukan oleh akademisi.

Mendagri Akui Pilkada Lewat DPRD Banyak Kekurangan

Tito menilai pelaksanaan pilkada melalui DPRD juga memiliki banyak kekurangan. Salah satunya sulit memunculkan calon kepala daerah yang berasal dari independen.

“Kalau itu dilakukan, yang asimetris, yang langsung bagaimana caranya? Katanya kembali ke DPRD. DPRD juga ada masalah. Transaksional. Terus bagaimana berikan kesempatan kepada calon inkumbent supaya bisa maju tanpa parpol,” tandasnya. (*)

Sumber: Merdeka.com

Share200SendShareShare
Previous Post

Fahmizal Usman: Mantan Kadis Pariwisata Riau Tutup Usia, Bupati Amril Mukminin Ikut

Next Post

Banjir Landa Solok Selatan, Sembilan Rumah Hanyut dan Jalan Retak-retak

Next Post

Banjir Landa Solok Selatan, Sembilan Rumah Hanyut dan Jalan Retak-retak

INSTAGRAM

Follow

  • Minyak Jelantah atau Minyak Goreng Bekas Bisa Menghasilkan Duit  Bisa di Export ke Luar Negeri  Mau Tahu  yukkk saksikan
  • Abrasi Pantai  Pos Lintas Batas dan Pembangunan Jembatan Pulau Bengkalis ke Pulau Sumatera
  • COMING SOON
  • Bantu Promo    Di Jual Bibit Pinang Batara  Usia Bibit 10 Bulan  Harga perbatang Rp 12 000   CP   082386381880  Lokasi   Soebrantas  Duri
  • Kejadian siang menjelang sore  di jalan Soebrantas  RT 03 RW 03  Kelurahan Air Jamban  Kecamatan Mandau  Di duga Sempat Duel  karyawan toko bangunan MD di seberang tokonya  Pelaku melarikan diri
  • Coming Soon   Karena Air Hujan Tumbuhan di Belantara Tumbuh dan Asri  Bukan Karena Suara Petir Yang Keras    Menyadur kutipan yang sudah ada
  • Setelah selesai memberi khotbah Jum at di Masjid Arafah  Duri  UAS dijamu makan siang di rumah dinas Camat Mandau  Bupati Kasmarni  Camat Riki  tampak bahagia dalam jamuan makan siang yang sederhana itu  Suasana penuh kekeluargaan  tampak terlihat jelas
  • Adu Argumentasi  Terkait Pemasangan Plang    Plang tetap terpasang di sisi jalan Rangau KM 7   Andris Wasono   Plang Terpasang dimanapun tidak ada masalah  Sanksi tetap berjalan
  • Satu unit motor Suzuki matic  Ludes Terbakar di depan SMAN 2  Simp  Pokok Jengkol  Pemilik meninggalkan kendaraan yang terbakar itu disisi jalan

BERITA TERBARU

Meramu Bahan Kimia Surfaktan untuk Rokan

Meramu Bahan Kimia Surfaktan untuk Rokan

January 12, 2026
PHR Dorong Kemandirian Ekonomi Kelompok Disabilitas Lewat Pelatihan Laundry Sepatu

PHR Dorong Kemandirian Ekonomi Kelompok Disabilitas Lewat Pelatihan Laundry Sepatu

December 31, 2025
Pemkab Bengkalis, JMSI Bengkalis dan NXR Duri, Berkolaborasi Buka Open Donasi untuk Korban Bencana Sumatera Barat

Pemkab Bengkalis, JMSI Bengkalis dan NXR Duri, Berkolaborasi Buka Open Donasi untuk Korban Bencana Sumatera Barat

December 1, 2025
PGRI Bukit Batu Rayakan HUT ke-80 dan Hari Guru Nasional

PGRI Bukit Batu Rayakan HUT ke-80 dan Hari Guru Nasional

November 27, 2025
Rahmad naik Kelas ke Tingkat Provinsi, Septian Nugraha Ketua Terpilih DPC PDI Perjuangan, 2025 – 2030.

Rahmad naik Kelas ke Tingkat Provinsi, Septian Nugraha Ketua Terpilih DPC PDI Perjuangan, 2025 – 2030.

November 24, 2025
Pemkab Bengkalis Terima Audiensi LPP RRI Pekanbaru

Pemkab Bengkalis Terima Audiensi LPP RRI Pekanbaru

November 12, 2025
Riau Lantang

Copyright © 2020 All rights reserved

Navigate Site

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Follow Us

No Result
View All Result
  • Lantang Duri
  • Lantang Bengkalis
  • Lantang Rohil
  • Lantang Kepri
  • Lantang Riau
  • Advetorial
  • Gallery Photo

Copyright © 2020 All rights reserved

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In