DURI (Riaulantang)- Sorak-sorakan masa yang terus mengelora mewarnai aksi pembongkaran umbul-umbul acara, ternyata ini mendapat perlawanan dari massa pemilik acara. Ditengah emosi warga yang sudah mulai reda karena kehadiran dan jaminan kapolres yang menghentikan acara, massa pemilik acara turun dari ketinggian. Melihat hal ini kondisi massa LAMR tersulut. Mereka bergerak maju. 

Aparat kepolisian bergerak cepat. Kedua kosentrasi massa di tenangkan. Kapolres harus lari berbalik arah ke massa yang turun dari atas. Suasana pun menjadi tegang. Sejumlah massa mulai mempersiapkan kayu dan lainnya.

Baca Juga:  Ratusan Warga Melayu Berkumpul di Gedung LAMR Mandau, Tolak Peresmian Yayasan Raja Mula Jadi

Tak lama, kapolres kembali turun menemui massa LAM, setelah menenangkan massa pemilik acara. Suasana terus memanas. Akhirnya kapolrea turun memberi jaminan

“Saya berjanji. Tidak akan ada aktivitas lagi pada acara itu. Jika tetap dilanggar, saya taruhannya. Saya minta massa bubar,”himbau Kapolres Bengkalis sembari dilapis beberapa pleton Shabara dari tiga Kabupaten dan Kota.

Himbauan Kapolres ini di perkuat Ketua LAMR Mandau , Dzulfikar Indra. Dzulfikar meminta massa kembali ke gedung LAMR dan mempercayakan penyelesaikan persoalan itu ke pihak kepolisian.

Baca Juga:  LAMR Bathin Solapan Terbentuk, M Yatim Ketua MKA, Rahmat Yusuf Ketua DPH

Akhirnya setelah mendapatkan kepastian acara akan  dibubarkannya ribuan masa  gabungan LAMR  mundur teratur dan kembali ke gedung LAMR. Hingga berita ini diturunkan, massa masih berkonsentrasi penuh digedung LAMR Kecamatan Mandau di Simpang Pokok Jengkol sembari menunggu realisasi dari pihak Kepolisian yang menjamin acara tersebut tidak berlanjut.(susi)