DURI (Riaulantang)- Hingga Minggu malam (16/09/19) pukul 20.30 WIB ini semburan api di pipa gas Chevon yang meledak masih berlangsung. Namun

kobarannya tak sebesar 1 jam lalu. Kendati demikian panas kobaran api masih terasa di area pemukiman warga yang berjarak sekitar 20 meter dari TKP.

Pantauan dilapangan, sejumlah petugas pemadam kebakaran Chevron mulai melakukan pendinginan rumah warga yang berdekatan dengan sumber semburan api. Pendinginan dilakukan untuk menghindari panas yang dikhawatirkan bisa menimbulkan titik api. Ada 2 unit mobil fire milik Chevron yang diturunkan dibantu 1 unit fire milik pemerintah.

“Kita kosentrasi pada rumah yang jaraknya lebih kurang 20 meter dari depan lidah api. Kita hanya untuk meminimalkan kerugian,” jelas Dandru Jefrianto dari Damkar Kecamatan Mandau yang ikut melakukan pendinginan.

Sementara itu Damkar Kecamatan Pinggir juga melakukan pendinginan dari tempat yg berbeda. Sementara itu pihak Damkar Chevron lebih mengatasi ke teknis dan melakukan pendinginan beberapa rumah warga juga.

Disisi lain, kebocoran pipa gas yang terjadi persis di pinggir jalan lintas itu terus memicu rasa ingin tahu warga. Makin malam warga makin ramai mendekati TKP begitu juga pengendara yang terjebak macet.

Kendati demikian kemacetan tak separah awal kebocoran lantaran pengendara sudah diarahkan melalui jalur alternatif. (bambang)