DURI (Riaulantang)- Kebocoran pipa gas Chevron di Lintas Duri Pekanbaru KM 121 Kelurahan Balai Raja Kecamatan Pinggir, Minggu (16/09/18) sekira pukul 17.00 WIB kemaren ternyata disebabkan pengerukan alat berat yang mengenai pipa gas tersebut. Akibatnya gas keluar dari pipa dan menimbulkan semburan api yang besar. Karena kecerobohan pengerukan itu operator alat berat yang diminta warga mengeruk tanah di depan rumahnya itu kini diamankan pihak kepolisian.

Kapolres Bengkalis AKBP Yusuf Rahmanto melalui Kapolsek Pinggir, Kompol Ernis Sitinjak, Sik yang dikonfirmasi Riaulantang.com, Senin (17/09/18) membenarkan diamankannya operator alat berat terkait kebocoran pipa yang membuat heboh dan memacetkan arus di jalur lintas itu.

“Operator alat berat di proyek pembangunan jembatan itu sudah kita amankan karena kebocoran itu disebabkan galian alat beratnya saat bantu warga memindahkan bunga di dekat pipa,” ujar Kompol Ernis.

Dijelaskannya dari penyidikan yang dilakukan, kejadian itu berawal ketika JP (23) operator alat berat pembangunan jembatan yang dikerjakan oleh PT Lutvindo yang di subkonkan ke PT Alfajri dan PT Tata Inti Sepakat diminta tolong oleh warga yang tinggal di TKP untuk memindahkan bunga yang berada didepan rumahnya. Namum sebelum memindahkan bunga itu JP menanyakan apakah ada pipa dan warga mengatakan tidak ada.

Selanjutnya JP mulai menjalankan alat berat dan baket alat berat masuk mengorek bunga sedalam kuku baket atau ebih kurang 20 cm. Saat bunga akan diangkat kuku baket mengenai pipa gas yang tertanam ditanah sehingga bocor dan keluar gas.

Melihat kejadian itu si operator langsung kaget dan segera memindahkan alat berat dari TKP sejauh 50 meter.

‘Selang 3 menit muncul api yang membesar dan operator pergi ke Jembatan menghubungi pegawas memberitahukan kejadian serta meminta solusi atas kejadian bocornya pipa gas karena terkena baket alat berat itu,” jelas Kapolsek.

Dikatakan Kapolsek, karena pengawas proyek meminta dia menunggu , operator itu pun pulang ke mess dan setelah itu team opsnal Polsek Pinggir menjemputnya untuk dimintai keterangan.

“Sekira pukul 20.14 Wib operator di jemput oleh team Opsnal Polsek Pinggir dan selanjutnya dibawa ke Polsek Pinggir untuk dimintai keterangannya,” jelas Kompol Ernis.(susi)