DURI (Riaulantang)- Jelang siang, masyarakat di Jalan Tegal Sari Ujung, tepatnya di BTN 3 Sukajadi, desa Balai Makam Kecamatan Mandau dihebohkan dengan musibah kebakaran yang melanda kawasan padat pemukiman. 2 Unit rumah di BTN 3 Sukajadi RT 06 RW 18 desa Balai Makam ludes di lalap api. Tak ada korban jiwa dalam musibah itu. Tapi seluruh harta benda habis dilalap api.

Informasi di lapangan, kebakaran melanda rumah Buk Umi yang disebut warga sebagai guru SMAN 2 Mandau di BTN no 27  dan buk Lena di BTN 28. Saat itu keduanya tengah berada dirumah, namun tak bisa menyelamatkan harta benda lantaran kobaran api begitu cepat.

“Saya liat kobaran api di atas plafon. Tapi tak bisa menyelamatkan barang. Yang bisa di keluarkan hanya mobil,” ujar Suami Lena, Dwi Nurdianto yang menurut warga merupakan Karyawan Chevron.

Dikatakannya yang teringat hanya menyelamatkan istri dan anaknya. Mereka langsung di evakuasi ke rumah tetangga. 

“Tak ada yang bisa di selamatkan. Surat-surat pun tak bisa saya ambil,” ungkapnya.

Sementara itu, Lena terlihat shock atas musibah kebakaran itu. Dia sempat pingsan dan di evakuasi ke rumah tetangga untuk di tenangkan.

Damkar Cepat Tanggap

Sementara itu kebakaran bisa di jinakkan berkat kesigapan tim pemadam kebakaran Mandau. 2 Unit mobil damkar yang diturunkan berhasil melokalisir api hingga api tidak merembet ke rumah lain yang berdekatan.

“Saat kami datang. Api sudah menghanguskan 2 unit rumah ini. Makanya yang harus dilakukan memblok api agar tak menjalar ke kiri kanan,” ujar Kepala UPT Damkar Mandau, Nizam didampingi Danru, Jefrianto.

Dikatakan Jefri, kebakaran diduga bersumber dari rumah bu Umi. Setelah itu merembet ke rumah bu Lena

“Melihat asal api, dari rumah Bu Umi, lalu merembet ke sebelah. Belum diketahui dari mana asalnya,” jelas Jefri.

Sementara itu hingga api berhasil dipadamkan damkar Mandau tak terlihat adanya tanda-tanda bantuan damkar CPI. Biasanya CPI respon dengan musibah kebakaran ini, namun kali ini tak ada terlihat bantuan dari Fire CPI.(susi)