DURI (Riaulantang)- Menindaklanjuti arahan Bupati Bengkalis, Kasmarni, S.Sos MMP saat kunjungan keja ke Dusun Bagan Benio, desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Muandau, Jumat (16/7) lalu, team reaksi cepat RSUD Mandau langsung action ke desa tertua di Kabupaten Bengkalis itu. Membawa rombongan dokter spesialis anak, spesialis Jantung, spesialis Saraf, spesialis Bedah, spesiais gigi, dokter umum, petugas laboratorium, apotik, dan tenaga kesehatan lainnya, team reaksi cepat RSUD Mandau, Sabtu (24/07/2021) tiba di dusun terujung Bagan Benio itu. Bakti sosial layanan kesehatan merupakan agenda kunjungan para dokter-dokter pejuang yang rela bertungkus lumus berpetualang menyusuri perjalanan 1 jam naik pompong menyusuri Sungai Siak Kecil untuk sampai ke dusun Bagan Benio itu.

Dipimpin langsung Direktur RSUD Mandau, drg Sri Sadono Mulyanto yang sudah paham kondisi jalur yang akan dilewati sewaktu mengikuti kunjungan kerja Bupati, tim medis berangkat dari RSUD Mandau, Sabtu pagi sekira pukul 06.30 WIB. Peralatan lengkap disiapkan. Maklum medan yang ditempuh tak bisa dipandang sepele. Tim harus melewati perjalanan darat sekitar 40 km untuk tiba di titik penyebrangan perahu mesin (pompong-red). Untuk kemudian bersiap menempuh perjalanan sungai sekitar 1 jam.
Tiba di penyebrangan Km 33 desa Tasik Serai, tim menerima arahan dari Ketua Tim, dr Sri Sadono yang akrab dipanggil dr Ibeng. Arahan keselamatan disampaikan karena timnya akan melewati perjalanan sungai dengan medan yang cukup menantang. Keselamatan menjadi prioritas utama. Masing-masing petugas dibekali dengan jaket pelampung.

Petugas yang mengikuti kegiatan bakti sosial ini terlihat sukacita menaiki pompong milik warga. Selain mendarmakan bakti untuk warga mereka juga sukacita menikmati perjalanan wisata
melewati alur sungai dengan hutan bakau di kiri kanannya.
“Ini perjalanan pertama ke Bagan Benio. Mantap,” ujar paramedis ini bersemangat.

Perjalanan pun dimulai, pompong para medis pun melaju mengikuti alur Sungai Siak Kecil. 1 Jam perjalanan mengikuti sensasi perahu pompong yang hanya berjarak beberapa centi dari air sungai, akhirnya dusun tertua itu pun terlihat. Rombongan pun disambut sukacita oleh masyarakat.
Pengabdian pun dilakukan. Mengunakan bangunan SD tertua di daerah itu, tim membuka layanan kesehatannya. Layanan itu disambut antusias warga. Silih berganti warga memanfaatkan layanan langka yang langsung dihadiri para dokter spesialis itu.

Ada dokter spesialis bedah, dr Rinaldi Syahputra, Sp B, dr Achroma Fora Sp, B, ada dokter spesialis anak, dr Iksan Marzory, ada dokter spesialis syaraf, dr Fanel Putra, Sp. S, dan dokter spesialis jantung, dr Mirhansyah Perdana Hutasuhut beserta dokter gigi dan dokter umum lain.
“Kami datang untuk memberikan pelayanan kesehatan yang dapat diakses dan dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis dimanapun berada. Ini sesuai dengan arahan Bupati Bengkalis yang meminta kami datang memberikan layanan ke dusun Bagan Benio ini,” jelas dr Ibeng.

Disampaikannya, selain pelayanan yang diberikan oleh dokter spesialis, bakti sosial kali ini juga memberikan pelayanan khitanan.Ada 2 anak tempatan yang langsung dikhitan di kediamannya masing-masing.
“Semoga bakti sosial ini dapat membantu masyarakat dan nantikan Bakti Sosial kami di tempat lainnya.
Salam sehat,” ujar dr Ibeng. (susi)






























