DURI (Riaulantang) – Hari kelima pasca Kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) di Jalan Saif, Jum’at (28/7/17), RT 02, RW 06, Dusun Pagambang, Desa Buluh Manis, Kecamatan Bathin Solapan, Puluhan personil gabungan TNI, Polri, Damkar, Manggala Agni dan Masyarakat Peduli Api (MPA) masih bertungkus lumus di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan pendinginan lahan.

Beratnya medan lahan gambut dan diperparah kencangnya angin membuat api semakin meluas melahap lahan milik masyarakat yang sebahagian ditanami kelapa sawit tersebut.

“Puluhan personil gabungan masih bertahan dilokasi yang terbakar, semalam masih terjadi letupan api. Mudah – mudahan hari ini dapat padam total dengan dibantu satu unit Helly Water Bombing,”ujar Kapolres Bengkalis, AKBP Abas Basuni.

Hal Senada juga dikatakan Danramil 04 Mandau – Pinggir, Kapt Inf. Y Mandofa, Jum’at (28/7/17). Menurutnya, titik api mulai hilang dan hanya asap tebal.” Ini kami masih dilalapangan melakukan pendinginan,”terangnya.

Periksa Dua Saksi

Selain memadamkan api serta perintah Kapolda Riau, Irjen Pol Zulkarnaen untuk menangkap pelaku pembakar lahan yang menyebabkan Karlahut tersebut, tim bentukkan Polres Bengkalis dan Polsek Mandau tengah melakukan pemeriksaan intensif saksi – saksi.

“Dua orang saksi tengah kita lakukan pemeriksaan intensif. Masing – masing berinisial An (57) warga Desa Petani dan HR (35) warga Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis,”jelas Kapolres Bengkalis, Abas Basuni.

Dikatakan Kapolres, guna peningkatan status keduanya atau tidak, pihaknya menyebut tergantung dari hasil penyidikan hingga sejauh mana peran terperiksa nantinya.

“Kita imbau kepada seluruh masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar dikarenakan dapat merugikan semua orang dan sangsinya cukup berat menjalani hukuman penjara,”pesan Kapolres.(Susi)